Hidupnya tambah sepi, tambah hampa
Malam apa lagi
Ia memekik ngeri
Dicekik kesunyian kamarnya
Ia membenci. Dirinya dari segala
Yang minta perempuan untuk kawannya
Bahaya dari tiap sudut. Mendekat juga
Dalam ketakukan-menanti ia menyebut satu nama
Terkejut ia terduduk. Siapa memanggil itu?
Ah! Lemah lesu ia tersedu: Ibu! Ibu!
Februari 1943
SENDIRI
Bantu kami menyebarkan artikel diatas dengan menekan tombol LIKE / Tweet / Plus 1. Terima kasihSENDIRI
"SENDIRI" was posted by: Kumpulan Puisi-Puisi Menarik blogs, under category Chairil Anwarkhairil Anwar and permalinks http://toppuisi.blogspot.com/2008/11/sendiri.html. Ratings: 1010 Votings: 97,687, , Sabtu, November 01, 2008.Related Topics :
Aku Aku Kalau sampai waktuku 'Ku mau tak seorang kan merayu Tidak juga kau Tak perlu sedu sedan ... Read More...
PRAJURIT JAGA MALAMkhairil AnwarWaktu jalan.Aku tidak tahu apa nasib waktu ?Pemuda-pemuda yang lincah yang tua-tua ker ... Read More...
DIALAMATKAN KEPADA KHAIRIL ANWARSabarlah khairilhisaplah rokokmu dalam dalamsebentar lagi akan datang puisiDuduklah di situ khairil ... Read More...
SENJA DI PELABUHAN KECIL Ini kali tidak ada yang mencari cinta di antara gudang, rumah tua, pada cerita ... Read More...
TAK SEPADANAku kira:Beginilah nanti jadinyaKau kawin, beranak dan berbahagiaSedang aku mengembara serupa Ahasv ... Read More...