Pantun Hasihat

Hati-hati menyeberang
Jangan sampai titian patah
Hati-hati di rantau orang
Jangan sampai berbuat salah

Manis jangan lekas ditelan
Pahit jangan lekas dimuntahkan
Mati semut karena manisan
Manis itu bahaya makanan.

Buah berangan dari Jawa
Kain terjemur disampaian
Jangan diri dapat kecewa
Lihat contoh kiri dan kanan

»Baca Selengkapnya...

Pantun Dukacita


Sinangis lauk ‘rang tiku
Diatur dengan duri pandan
Menangis duduk di pintu
Melihat ayah pergi berjalan

Diatur dengan duri pandan
Gelombang besar membawanya
Melihat ayah pergi berjalan
Entah ‘pabila kembalinya

Lurus jalan ke Payakumbuh
Kayu jati bertimbal jalan
Dimana hati tidakkan rusuh
Ibu mati bapak berjalan

Kayu jati bertimbal jalan
Turun angin patahlah dahan
Ibu mati bapak berjalan
Kemana untung diserahkan

Besar buahnya pisang batu
Jatuh melayang selaranya
Saya ini anak piatu
Sanak saudara tidak punya

Hiu beli belanak beli
Udang di Manggung beli pula
Adik benci kakak pun benci
Orang di kampung benci pula

Rakit ditetas dengan kapak
Hanyutkan dari pulau kukus
Sakitnya saya tidak berbapak
Apa kehendak tidaklah lulus

Lurus jalannya ke Tanjung Sani
Berkelok tentang ladang lada
Jauh bedanya nasibku ini
Dengan anak orang berada

Ke balai membawa labu
Labu amanat dari si tunggal
Orang memakai baju baru
Hamba menjerumat baju bertambal

Merpati terbang ke jalan
Ikan belanak makan karang
Bunda mati bapak berjalan
Melarat anak tinggal seorang

Orang Padang pergi ke Pauh
Sampai di Pauh membeli lokan
Bunda kandung berjalan jauh
Tergemang anak ditinggalkan

Tukang batu mengasah pahat
Mengambil air dari tepian
Ayah bunda cobalah lihat
Anak menanggung perasaan

Mengambil air dari tepian
Pembasuh cangkir cawan pinggan
Anak menanggung perasaian
Sejak anak bunda tinggalkan

Di mana padi takkan luluh
Padi basah tidak di tampi
Di mana hati takkan rusuh
Bunda hilang bapak berbini

Elang berculit tengah hari
Cenderawasih mengirai kepak
Alangkah sakitnya berbapa tiri
Awak menangis disangka gelak

Anak orang di Tanjung Sani
Duduk bersandar di pedati
Tidak disangka akan begini
Pisau dikandung makan hati

Panjanglah rumput di pematang
Disabit orang Inderagiri
Disangka panas sampai petang
Kiranya hujan tengah hari

Rumah beranjung di ulakan
Rumah baginda Merahganti
Kami dimulia, dihinakan
Alangkah iba rasa hati

Anak orang di Padang Tarap
Peram pisang dalam jerami
Kami diberi harap-harap
Itu mengiba hati kami

Orang Padang ke Sukabumi
Berangkat dari Pulau Karam
Jangan ditumpang biduk kami
Biduk tiris menanti karam
»Baca Selengkapnya...

Indahnya malam pertama kita

Satu hal sebagai bahan renungan Kita...
Tuk merenungkan indahnya malam pertama
Tapi bukan malam penuh kenikmatan duniawiah semata
Bukan malam pertama masuk ke peraduan Adam Dan Hawa

Justru malam pertama perkawinan kita dengan Sang Maut
Sebuah malam yang meninggalkan isak tangis sanak saudara
Hari itu,mempelai sangat dimanjakan
Mandipun harus dimandikan
Seluruh badan Kita terbuka,
Tak Ada sehelai benangpun menutupinya. .
Tak Ada sedikitpun rasa malu...
Seluruh badan digosok Dan dibersihkan
Kotoran dari lubang hidung dan anus dikeluarkan
Bahkan lubang - lubang itupun ditutupi kapas putih...
Itulah sosok Kita....
Itulah jasad Kita waktu itu

Setelah dimandikan.. .,
Kitapun kan dipakaikan gaun cantik berwarna putih
Kain itu ...jarang orang memakainya..
Karena bermerk sangat terkenal bernama Kafan
Wewangian ditaburkan ke baju Kita...
Bagian kepala,badan.,Dan kaki diikatkan
Tataplah,tataplah,itulah wajah Kita
Keranda pelaminan langsung disiapkan
Pengantin bersanding sendirian...

Mempelai di arak keliling kampung bertandukan tetangga
Menuju istana keabadian sebagai simbol asal usul
Kita diiringi langkah gontai seluruh keluarga
Serta rasa haru para handai taulan
Gamelan syahdu bersyairkan adzan dan kalimah Dzikir
Akad nikahnya bacaan talkin...
Berwalikan liang lahat..
Saksi - saksinya nisan-nisan yang tlah tiba duluan
Siraman air mawar..pengantar akhir kerinduan

Dan akhirnya.... . Tiba masa pengantin..
Menunggu Dan ditinggal sendirian...
Tuk mempertanggungjawab kan seluruh langkah kehidupan
Malam pertama bersama KEKASIH..
Ditemani rayap - rayap Dan cacing tanah
Di kamar bertilamkan tanah..
Dan ketika 7 langkah tlah pergi....
Kitapun kan ditanyai oleh sang Malaikat...
Kita tak tahu apakah akan memperoleh Nikmat Kubur...
Ataukah Kita kan memperoleh Siksa Kubur.....
Kita tak tahu...Dan tak seorangpun yang tahu....
Tapi anehnya Kita tak pernah galau ketakutan... .
Padahal nikmat atau siksa yang kan kita terima
Kita sungkan sekali meneteskan air mata...
Seolah barang berharga yang sangat mahal...

Dan Dia Kekasih itu.. Menetapkanmu ke syurga..
Atau melemparkan dirimu ke neraka..
Tentunya Kita berharap menjadi ahli syurga...
Tapi....tapi ....sudah pantaskah sikap kita selama ini...
Untuk disebut sebagai ahli syurga?

Sahabat...mohon maaf...jika malam itu aku tak menemanimu
Bukan aku tak setia... Bukan aku berkhianat.. ..
Tapi itulah komitmen azali tentang hidup dan kehidupan
Tapi percayalah.. .aku pasti kan mendo'akanmu. ..
Karena ...aku sungguh menyayangimu. ..
Rasa sayangku padamu lebih dari apa yang kau duga
»Baca Selengkapnya...

Kabar untukmu cinta

Hari yang hadir adalah pagi yang elok
Saat suara merdumu menyapa batinku
Ku terpaku dalam angan yang menyeru
Untukku pagi ini hangati jiwamu

Cintamu yang sesempurna kilauan embun
Menyergap sekujur hatiku disini
Untuk selalu mengganggu harimu
Menemani langkah kecilmu sepanjang waktu

Ku kabarkan padamu cinta,..
Dalam indahnya sejuta lengkungan pelangi
Yang mewarnai hari selepas hujan menguyur
Hanya engkaulah yang paling berwarna
Dan paling mempesona,..

--
»Baca Selengkapnya...

Tapi pasti ku berikan padamu Sebuah cinta

Ada kata yang tak pernah mampu terusik
Tersimpan dalam hati yang sepi dengan apik
Kucium aroma rindu padamu waktu ini
Kupeluk erat sebuah janji takkan terganti

Mungkin aku tak dapat mencintaimu sempurna
Sesempurna Bintang menerangi gelapnya malam
Kuberikan rasa Berselimut indah sebuah cinta
Terajut oleh kenangan,Berpondasikan harapan kelam

Di Hamparlangit tak lagi kau temui diriku
Di Sinar bulan tak ada lagi sebuah rasa berbagi
Di Hembus Angin Tak ada lagi lagu mendendang diri
Di Sepi Hati tetap ada sebuah cinta tak kan meragu

Waktu berjalan tak sedikitpun kuragukan impian
Semua tetap penuh rela Hingga saat kau melupakan
Juga tetap kan ada cinta karena kita pernah sama bermimpi
walau kini kau pergi Tak kuanggap sebuah ingkar janji
Karena sesaat pertautan hati sempat terselip janji suci diri

Aku tidak akan memberimu sekuntum bunga
Aku tidak Akan memberimu janji setia
Aku tidak Akan mengumbar seribu bual belaka
Tapi pasti ku berikan padamu Sebuah cinta

Depok 3 Juni 2008
--
Best Regard
Erwin Arianto,SE
»Baca Selengkapnya...

Ukiran Sajak dalam Sebuah Nama

Sepenggal matahari siratkan jiwa raga kepada bumi
Ketika bidadari rangkaikan sajak setia dihati
Lautan cinta yang menggulung takdir
Sematkan makna dalam sebuah nama

Diukirnya sajak dalam satu nafas
Semaikan warna romansa jiwa
Nyata dalam goresan pena
Terbangkan sukma dalam syurga cinta

"TeRiMaKaSiH CiNTa,.."

--
»Baca Selengkapnya...

kekasih sejati untuk cinta ku

Tentang kita dan romansa perjalanan cinta
Memang cerita kita tak sempurna
membuat Nurani didinding hati retak ternoda

Di sini telah ku tulis Berjuta Puisi

Selalu kulukis engkau dalam tidurku
Lewat beragam bunga tidur yang selalu menemaniku
Lewat semua kisah tentangmu, Lewat semua mata hatiku
Tanpa peduli kata hatiku yang selalu merindu dirimu

Ada denting nada luka sebuah simponi
melarut aku dalam dawai lagu indah mu
Yang mengalun sepi di relung hati
bila indahmu hadir menggoda kalbu nan membiru

Saat kutapaki jalan itu
Alun kidung rindu yang tercipta
Semua tentang kamu, hanya kamu
Kumimpikan kau dan aku menyatu

Cinta manis indah, menusuk sepi
dihati kutulis kerinduanku padamu
Karena aku mencintaimu sepenuh hati
Dan Kutitipkan hatiku padamu selalu
kekasih sejati untuk cinta ku

Depok 2 Juni

--
Best Regard
Erwin Arianto,SE
»Baca Selengkapnya...

Kepada kau yang tercinta

Tahu kah kau kau tetap menarik
Dengan sikap dan tawa mu yang memang unik
Selalu membuat ku menjadi tertarik
Kepada kau yang tetap tercantik

Kepada kau yang tercinta
aku selalu memberi sebuah rasa
Yang tak akan ku berikan sebuh Noda
Dalam cerita kita yang sangat mempesona

Kepada Kau yang Tersayang
tahu kah akau wajah mu selalu terbayang
Disetiap hariku tak akan pernah hilang
dan cintamu membuatku selalu melayang

Kepada kau yang termanis
ada dan menjadi kisah yang terlukis
hidup akan selalu bahagia dan tak akan miris
Dan akan kuberikan cinta tak pernah terkikis

kepada Kau yang Terkasih
ku terbuai dengan sifat mu yang welas asih
ku tahu hati mu memang suci bersih
Rasa cinta ini akan ku jaga terimakasih.

Depok 17 JUni 2008
Erwin Arianto
»Baca Selengkapnya...

Mencari dan mencari

Kutitipkan hati ini padamu Jaga baik2 ya.......
Jangan sampai tergores
Karena goresannya akan melukai
Dan lukanya akan membekas
Apalagi sampai jatuh dan hancur
Karena kehancuran tak mungkin dapat disatukan
Begitu juga denganku
Akan kujaga hatimu baik2
Semoga tak akan pernah terluka
Dan tak akan pernah tersakiti
Ingatkan aku jika sudah mulai lalai menjaganya
Semoga akan semakin berkilau
Dan tak akan pernah pudar ditelan waktu

Karena aku lelah mencari mencari dan terus mencari hingga penat menghantui
Jalannya memang terjal dan berliku tapi itu semua harus dihadapi bukan?
Bersamamu kurasakan kebahagiaan bersamamu kurasakan kedamaian bersamamu selalu ada keceriaan
Semoga semuanya akan abadi aku akan menemanimu dalam suka dan duka bersama selamanya
Semoga kebersamaan kita selalu membawa kebaikan tak ada yg tersakiti
dan menyakiti Saling berbagi saling mengisi saling melengkapi harumnya cinta
yang tlah bersemi Semoga tak kan pernah layu dan akan selalu mewangi abadi selamanya
»Baca Selengkapnya...

Persahabatan

Saat ku lihat fotomu,gambar mu,dan curhatan kita berdua di buku
Teringat semua kenangan masa lalu kita berdua
Sahabat apa kabarmu sekarang???

Ku terbayang semua canda dan tawamu
Saat kita masih menjalin persahabatan yang erat
Kini kau bukan sahabatku lagi
kau telah pergi jauh

Kenapa hampa yang ku rasakan???
Karena kau tak di samping ku lagi
Mengapa semua ini hrs terjadi

Andaikan ku
BIsa memperbaiki semua
Takkan ku biarkan kau pergi
Tuk kedua kali

Sulit aku tuk melupakanmu
Karena pekhianatan mu
Yang selalu terbayang olehku

Setiap waktu
Mesti kita berpisah
Ku masih berharap kau kembali
Menjadi sahabat ku lagi
»Baca Selengkapnya...

Puisi Persahabatan Untuk Sahabat

Untaian katamu ternyata palsu
Janji indah telah kau ingkari untuk teus menjadi sahabatku

Tahukah kau sobat???
Bahwa segala luka yang menyobek hatimu
Dapat juga ku rasakan dan menusuk jiwaku
Bahwa darah yang menetes dari luka itu
Seiring air mata yang mengalir di pipiku

Sadarkah kau sobat???
Bahwa kepedihan yang selalu tampak di wajahmu
Adalah mmpi terburuk yang membebaniku
Bahwa sikap dinginmu untukku
Adalah pedang yang terus menghujam dadaku

Dulu secercah tawamu yang indah
Selalu menggelitik jiwaku untuk tersenyum
Tapi kini semua tlah berubah
Dan bukan lagi kebahagiaan
yang mamapu kau berikan padaku

Karena sahabat...
Kau khianati aq
dan kau cemari ikatan kita
Kau dengan mudah melepas jemariku
Padahal kau melihat aku
Rapuh tanpa kau di sampingku

Aku ingin kau jadi sahabat seumur hidupku
Tapi sebuah sungutan yg selalu ku dapat
Bila ku salah...
Sebuah nasehat yang selalu membimbingku bila ku marah
Takkan pernah jadi milikku
Kemana aku harus mencari semua???

Kau meninggalkan ku dengan alasan yang mengada-ada
Kau menarik dirimu
Di saat aku masih bertahan menyelamatkan semua
Kini apa yang bisa ku raih lagi???
Hanya tatapan dingin
Kebungkaman,kata-kata kasar dan pengkhianatan

Mengapa kau rusak hubungan ini???
Dengan kebohonganmu,kebosananmu,dan kepura-puraanmu???
Kau memang sungguh tega temanku
Kau hanya menganggap persahabatan kita
Dalam bentuik saling memanfaatkan

Kenapa aku yang kau sakiti???
Kenapa kita bisa mengenal???
Dan kenapa aku terlalu percaya padamu???

Jawaban itu takkan pernah ada sahabat
Yang ada hanyalah kerianganmu terbebas dariku
Dan kesakitanku yang sangat menyiksa

Terus ku bertanya padamu
Apakah ada kata sahabat di hidupmu??
seperti apa sahabat yang sempurna untukmu???
Dan kenapa kau tinggalkan aq??

Tapi kau takkan mau menjawab
Cuma penggalan kalimat
yang bisa kau utarakan
"Aku tak mau membahasnya"

Sudahlah sobat
sekarang cumaberibu maaf untukmu dariku
Maaf bila ku yang bersalah
Hingga persahabatan ini berakhir
Maaaf bila terus mengusik
kehidupanmu sekarang yang begitu indah
MAAF SEKALI LAGI MAAF...
Bila samapai kapanpun
ku takkan pernah busa menghapus
Semua bayanganmu dan kenanganmu

Meski kau telah pergi dan takkan kembali
Meski kauingin menuntaskaku
Dan menghapus aku dari hidupmu
Dan meski kau hanya sahabat yang membawa luka bagiku

Bagiku...
Kau selalu jadi sahabatku
Selalu dalam hidupku
Karena kau adalah sahabat
Yang memiliki arti
Dari dulu sampai sekarang
»Baca Selengkapnya...

Dari Lingkungan Hidupnya Anak-anak Belajar…

(Dorothy Law Nolte)

Jika anak dibesarkan dengan celaan
Ia belajar memaki
Jika anak dibesarkan dengan permusuhan
Ia belajar menentang
Jika anak dibesarkan dengan cemoohan
Ia belajar rendah diri
Jika anak dibesarkan dengan toleransi
Ia belajar jadi penyabar
Jika anak dibesarkan dengan dorongan
Ia belajar percaya diri
Jika anak dibesarkan dengan pujian
Ia belajar menghargai
Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan
Ia akan terbiasa berpendirian
»Baca Selengkapnya...

CUrahan Hati Seorang Anak

Kadang aku menganggap bahwa hidup tak adil di kehidupan ku.
Hidup yang kadang mempermainkan perasaan hati ku.
Kadang aku menyalahkan nasip yang membuat kehidupanku kurang beruntung.
Terkadang pula ku memandang terlalu tinggi hingga mengangap aku manusia paling tersial.

Aku tidak pernah bercermin.
Aku tidak pernah melihat kebawah.

Aku tidak pernah sadar, akan anugrah didalam hidupku.
Aku tidak pernah bershukur akan apa yang aku dapatkan sekarang.

Disaat kesadaran datang didalam relung terdalam hatiku.
akan kahh semua terlambat.

Blm ..... aku rasa semua blm terlambat.
Blm terlambat untuk mensyukuri apa yang aku dapatkan.
Menyukuri apa yang aku miliki.
Menyayangi semua yang aku miliki.
Menyayangi dan menghargai apa yang telah membuat aku seperti sekarang ini.
Menjaga dan menghormati semua jerih payah semua orang yang membatuku jadi lebih berarti.

Menjaga kepercayaan nya
Memenuhi keinginannya
Mencapai harapan-harapannya yang membumbung tinggi
Mencoba untuk memenuhi harapannya kepadaku

Mencoba dan berusaha untuk selalu membuatnya tersenyum
dan selalu membuatnya bangga atas apa yang aku kerjakan dan aku capai.

Selama ini aku salah mengerti dan mengenal dirinya.
Aku tidak pernah tau pengorbanan dan penderitaannya didalam hidupnya.
Aku bahkan tidak pernah tau betapa dia membanting tulang demi kebahagiaanku dan masa depan ku.

Betapa bahwa aku sadar Dia lah yang sangat berperan didalam hidupku.
Aku juga baru sadar bahwa dialah orang yang paling menyayangiku
Walaupun terkadang tidak mengerti keinginan dan perasaan ku

TAPI aku yakin dia sangat sayang dan perhatian kepadaku.

AKu Akan berusaha untuk memenuhi semua yang dia harapkan.
Memenuhi semua yang dia inginkan.
Memenuhi semua yang dia harapkan didalam hidupku dan masa depanku dengan kemampuan ku, dan kekuatanku.

Dia tidak pernah menginkan balas jasa dariku.
Dia hanya ingin melihat keberhasilanku dan kesuksesan didalam hidupku.
melihatku bahagia didalam hidupku.

Betapa bershukurnya aku memilikinya.
Betapa bangganya aku menjadi bagian dari dirinya.
Betapa bangganya aku menjadi buah hatinya.
Betapa ingin aku kata khan pada seluruh dunia

"AKU Bangga MEMILIKI SEORANG PAPA YANG HEBAT"
"AKU MEMILIKI PAPA YANG SANGAT AKU SAYANGI"

Aku menyayangi kalian berdua Papa dan Ibu
terimakasih atas pengorbanan dan kasih sayang dari kalian berdua.

Walaupun ku tau aku tak kan pernah dapat membalas kasih sayang dari kalian berdua.

Terimakasih papa & ibu
terimakasih Untuk semua pengorbanan dan cinta kasih kalian berdua
Terimakasih Papa & ibu

»Baca Selengkapnya...

PRAJURIT JAGA MALAM

khairil Anwar

Waktu jalan.

Aku tidak tahu apa nasib waktu ?
Pemuda-pemuda yang lincah yang tua-tua keras,
bermata tajam
Mimpinya kemerdekaan

bintang-bintangnya
kepastian ada di sisiku

selama menjaga daerah mati ini
Aku suka pada mereka yang berani hidup
Aku suka pada mereka yang masuk menemu malam
Malam yang berwangi mimpi, terlucut debu……
Waktu jalan.

Aku tidak tahu apa nasib waktu !

(1948)
»Baca Selengkapnya...

Aku Terpeleset

karya Khairil Anwar
Aku Pria Jalang
Dari Kumpulannya Yang Terbuang
Aku Kecantol Wanita Jalang
Demi Tubuhnya Kuhambur Uang

Gejolak Hasrat Nafsu Berpetualang
Membuat Masakan Di Rumah Terasa Kurang
Aku Anak Manusia, Aku Anak Malang
Affairku Akhirnya Tercium Orang

Karir Sukses Agency Akhirnya Hilang
Karena Ada Kelemahanku Yang Bisa Diserang
Semuanya Hancur Gara-gara Selembar Kutang
Kepada Siapa Aku Pantas Berang?

Semua Kesalahan Kulimpahkan Kepada Si Jalang
Tetapi Sebenarnya Godaan Si Wanita Jalang
Takkan Mempan Kalau Akunya Sendiri Tidak Jalang!
Kesadaran Selalu Datang Menjelang Petang

Kini Yang Ku-punya Tinggal Tulang
Tapi Sebelum Aku Berpulang
Aku Ingin Berpesan Kepada Sesama Hidung Belang !
Kiamat segera datang.......!!!!
Tobatlah mulai sekarang......
»Baca Selengkapnya...

Hapus Air Mata Mu

Hapus air matamu
Aku tak ingin kau menangis lagi sayang
Yakin kan hati
Diriku tak akan memilih meninggalkanmu

Sekian waktu bersama
Tak bisa menepis kenyataan
Kita berbeda jalani keyakinan
Tapi kau yang kuinginkan dari segalanya

Setiap rinduku hanya memanggilmu
Ku yakin kaupun mengerti
Ku tak ingin menanggalkan hati
Yang telah satu untuk dirimu

Sayangku dengarkan aku
Takmungkin ku melepasmu
Kan kupertahankan Kau cinta aku
Dan semua air matamu kan berarti dihidupku

Bawalah cintaku bersamamu
Karena ku tetap miliku selamanya
Dan menikahlah denganku
Bahagialah sampai batas waktu tak terhenti
Ku hanya ingin kau jadi istriku
one untukmu satu cinta dihati
»Baca Selengkapnya...

Puisi Cinta

Ku ingin tahu siapa
Dia yang memikat hati
Entah bagaimana caranya
Aku bisa tergoda

Ku curi-curi waktuku
Tuk mengusik hatinya
Banyak cara kucoba
Demi untuk mendapatkan hatinya

Mungkin kau tahu
Tuk mendapatkan nya
Tuhan tolonglah aku
Ingin kumenangkan hatinya tuk miliki

Jika mungkin kutahu apa yang bisa menaklukannya
Belah dadaku tuk butikan cintaku
Mungkin enggkau tahu aku cinta dia
Ingin ku menangkan hatinya tuk kumiliki
»Baca Selengkapnya...

Makna Sebuah Titipan

(WS Rendra)

Sering kali aku berkata, ketika orang memuji milikku,bahwa :

sesungguhnya ini hanya titipan,
bahwa mobilku hanya titipan Allah
bahwa rumahku hanya titipan Nya,
bahwa hartaku hanya titipan Nya,
bahwa putraku hanya titipan Nya,

tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya,
mengapa Dia menitipkan padaku?
Untuk apa Dia menitipkan ini pada ku?
Dan kalau bukan milikku,
apa yang harus kulakukan untuk milik Nya ini?

Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku?
Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu
diminta kembali oleh-Nya?

Ketika diminta kembali,
kusebut itu sebagai musibah
kusebut itu sebagai ujian,
kusebut itu sebagai petaka,
kusebut dengan panggilan apa saja untuk melukiskan
bahwa itu adalah derita.

Ketika aku berdoa,
kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku,
aku ingin lebih banyak harta,
ingin lebih banyak mobil,
lebih banyak popularitas,
dan kutolak sakit,
kutolak kemiskinan,
seolah semua "derita" adalah hukuman bagiku.

Seolah keadilan dan kasih Nya harus berjalan seperti matematika:
aku rajin beribadah,
maka selayaknyalah derita menjauh dariku,
dan nikmat dunia kerap menghampiriku.
Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang,
dan bukan kekasih.
Kuminta Dia membalas "perlakuan baikku",
dan menolak keputusanNya yang tak sesuai keinginanku,

Gusti, padahal tiap hari kuucapkan,
hidup dan matiku hanyalah untuk beribadah...

"ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama saja"
»Baca Selengkapnya...

Aku Dimakamkan Hari Ini

Perlahan, tubuhku ditutup tanah,

perlahan, semua pergi meninggalkanku,
masih terdengar jelas langkah-langkah terakhir mereka
aku sendirian, di tempat gelap yang tak pernah terbayang,
sendiri, menunggu keputusan...

Istri, belahan hati, belahan jiwa pun pergi,
Anak, yang di tubuhnya darahku mengalir, tak juga tinggal,
Apalah lagi sekedar tangan kanan, kawan dekat,
rekan bisnis, atau orang-orang lain,
aku bukan siapa-siapa lagi bagi mereka.

Istriku menangis, sangat pedih, aku pun demikian,
Anakku menangis, tak kalah sedih, dan aku juga,
Tangan kananku menghibur mereka,
kawan dekatku berkirim bunga dan ucapan,
tetapi aku tetap sendiri, disini,
menunggu perhitungan...

Menyesal sudah tak mungkin,
Tobat tak lagi dianggap,
dan ma'af pun tak bakal didengar,
aku benar-benar harus sendiri...

Tuhanku,
(entah dari mana kekuatan itu datang,
setelah sekian lama aku tak lagi dekat dengan-Nya),
jika kau beri aku satu lagi kesempatan,
jika kau pinjamkan lagi beberapa hari milik-Mu,
beberapa hari saja...

Aku harus berkeliling, memohon ma'af pada mereka,
yang selama ini telah merasakan zalimku,
yang selama ini sengsara karena aku,
yang tertindas dalam kuasaku.
yang selama ini telah aku sakiti hati nya
yang selama ini telah aku bohongi

Aku harus kembalikan, semua harta kotor ini,
yang kukumpulkan dengan wajah gembira,
yang kukuras dari sumber yang tak jelas,
yang kumakan, bahkan yang kutelan.
Aku harus tuntaskan janji janji palsu yg sering ku umbar dulu

Dan Tuhan,
beri lagi aku beberapa hari milik-Mu,
untuk berbakti kepada ayah dan ibu tercinta ,
teringat kata kata kasar dan keras yg menyakitkan hati mereka ,
maafkan aku ayah dan ibu ,
mengapa tak kusadari betapa besar kasih sayang mu
beri juga aku waktu,
untuk berkumpul dengan istri dan anakku,
untuk sungguh sungguh beramal soleh ,
Aku sungguh ingin bersujud dihadap-Mu,
bersama mereka...

Begitu sesal diri ini
karena hari hari telah berlalu tanpa makna
penuh kesia-siaan
kesenangan yg pernah kuraih dulu, tak ada artinya
sama sekali mengapa ku sia sia saja ,
waktu hidup yg hanya sekali itu
andai ku bisa putar ulang waktu itu...

Aku dimakamkan hari ini,
dan semua menjadi tak terma'afkan,
dan semua menjadi terlambat,
dan aku harus sendiri,
untuk waktu yang tak terbayangkan...
»Baca Selengkapnya...

SEpotong Tulang Rusuk Untuk Ku

Aku mungkin Bukan orang yang baik.
Aku juga mungkin termasuk orang munafik.
Mungkin muka dan tubuhku mencerminkan siapa sebenarnya aku.

Seseorang yang terkadang bisa sedih karena sesuatu masalah yang mungkin menurut orang lain hanyalah sepele.
Seseorang yang bisa merasa sakit, bila disakiti sedikit saja anggota badan serta perasaannya.
Seseorang yang dapat marah bila diganggu harga diri dan kesabarannya.

Mungkin...
Aku seseorang yang dapat terseyum bila sedang bahagia.
Aku seseorang yang dapat menangis bila sedang sedih.
Aku juga pintar menyembunyikan kesedihan dihadapan semua orang bila itu diperlukan.

Aku juga sering merasa Iri dengan apa yang orang lain miliki.
Walupun terkadang aku merasa bangga akan semua yang aku miliki.

Aku sering tidak puas dengan kehidupan ini, dan menggap hidup ini tidak adil.
Aku dapat dengan cepat menyadari bahwa pikiran-pikiran ku salah tetang ketidak adilan dunia padaku.

Aku juga dapat sakit hati bila putus cinta dan dihiyanati.
Aku juga dapat merasa bahagia bila disayangi dan dicintai dengan tulus.

Aku juga dapat mencintai dan menyayangi.
Aku juga dapat setia dan sabar menanti.

Aku juga dapat menjadi orang lain bila aku terpaksa melakukannya.
Aku dapat menjadi orang jahat yang mampu meruntuhkan bumi bila perlu untuk mendapatkan keadilan dan mempertahankan harga diri.

AKu...
Aku...........
Aku, Siapa sebenarnya diriku
Mungkin Aku sendiri pun tak tau siapa sebenarnya aku.
Apa sebenarnya mauku.
Dan apa sebenarnya tujuan dan cita-cita hidupku.

Ha.ha.ha.ha.ha.ha.............
Mungkin terlalu naif bila ada seseorang yang bilang dapat mengerti diriku.
Aku sendiri yang memiliki perasaan dan tubuh ini pun
sampai sekarang blm bisa mengerti siapa aku dan apa mau ku.

Dan bila ada seseorang yang dapat mengerti aku dengan pengertian, kesabaran dan ketulusan darinya.
Semoga saja dialah yang dulu memberikan sepotong tulang rusuknya untuk ku.
Dan semoga dialah sebagian hati dan jalan hidupku.

Yang menyadarkan ku, siapa diriku sebenarnya.
Apa yang menjadi tujuan hidupku.
Dan mengajarkan ku cara mengerti dan memahami orang lain dengan tulus.
Dan menyadarkanku bahwa didalam hidup aku taksendiri.

»Baca Selengkapnya...

Angan Ku

andai ku dapat memeluk mu kembali....
takkan pernah kulepas lagi dekapan ku dari mu..
bila ku dapat menggenggam tangan mu kembali..
takkan ku biarkan kau pergi lagi dari ku...

jika ku tahu kamu kan sejauh ini dari ku..
aku kan mengikuti kemana pun pergimu..
biar ku dapat terus menatap wajah mu
melihat senyummu
tertawa bersamamu..
lagi...

hanya andai...
hanya biila..
hanya jika..
hanya angan ku...
sebatas angan.....
»Baca Selengkapnya...

SetiaP hati selalu Ada Sedikit Rasa untuk Lelah

Tubuh ku lelah tuk terus menantang masa depan.
Kaki ku lelah tuk melangkah.
Tangan ku lelah tuk mengukir masa depan.
Mataku lelah tuk menatap jauh ke depan.
MUlut ku lelah tuk berbicara.

Setiap hati selalu ada sedikit rasa tuk merasa lelah
Setiap hari selalu ada rasa tuk mengadu
Setiap saat selalu ada saat tuk mengenang
Setiap Raga akan merasa lelah untuk hidup

Ada saat-saat kebahagiaan datang, Membuat senyuman menari indah diatas lesung pipi.
Ada saat-saat kesuksesan datang, Membuat hati menjadi puas akan keberhasilan.

Ketika kebahagian dan kesuksesan berganti dengan kesedihan dan kegagalan.
Kepada siapa kita mengadu.
Kepada siapa kita mengeluh.
Kepada siapa kita berlari.

Akan kah kita dapat lebih bershukur akan apa yang sudah didapat.
Sehingga setetes kenikmatan menjadi surga sesaat kehidupan.

Akan kah keiklasan dan kenikmatan yang kita dapat,
atau kah keserakahan dan kesengsaraan yang akan menghadang.

Tuhan, Allah , Ya Roob
Akan berjalan kemana kah langkah ku,
disaat langkah ku tak sanggup lagi berjalan di jalan Mu.

Akan kemana kah jasat ku,
Disaat jasat ku tak beda dengan tanah yang kotor.

Akan berjalan kemana kah raga ku,
Disaat raga ku terbelenggu akan dosa-dosaku.

Akan kah aku dapat berjalan dengan jalan ya bercahaya bertemu dengan kekasih MU,
Atau kah aku harus berjalan dengan panas api di kaki hingga terasa di ubun kepala.

Lelah, letih, Penat, akan kah akan hilang
Disaat hati selalu ada kata untuk merasa lelah

»Baca Selengkapnya...

Ketika Aku ingin mencintaimu

Kala aku belajar untuk mencintai,
jangan pernah palingkan muka walau kau enggan menunggu,
kala aku mulai berada dalam galau,
genggam tangganku dan pastikan kau akan bersamaku selalu

Andai waktu menerpa kasih yang aku susun
bantulah aku menatanya kembali
Andai sengat matahari membuatnya kering
sirami ia kembali dengan kasihmu

Jangan biarkan teringsut kala aku mencoba untuk membuka hatiku
jangan berlari kala aku butuh matahari
Jangan pergi kala aku memintamu
untuk mengajarkan aku mencintaimu
»Baca Selengkapnya...

Bersamamu

Jika aku memandang langit
mengharapkan bayangan wajahmu
terurai dalam goresan semu
karena disini aku begitu merindumu

Diantara senandung langkah bumi
aku menantikan langkahmu di depan pintu hatiku
Diselimut awan putih itu
kugantungkan cinta suciku

Bilakah engkau akan bersamaku
mengarungi satu cerita dalam lautan cintaku ??
Bersama rembulan ku akan menjemput malammu
dengan sejuknya jiwamu....

Bila aku bukan wanita terbaikmu
biarkan aku mencintamu dengan segenap jiwaku
Bila aku bukan pilihan hatimu
biarlah aku mendampingimu selamanya

Biarkan aku
menjadi bagian kecil di sudut hatimu....
Biarkan....
Karena aku hanya ingin bersamamu....
seumur hidupku....

Source: puisi-mania.info
»Baca Selengkapnya...

Aku mencintaimu... Sahabat

Jauhku bergumul dengan awan pekat
hitam.... tak jelas akan rembulan yang mengintip
ingin menyimak kejadian bumi
langkahku gontai semakin melunglai

Fikirku dalam angan tak jelas
mencoba menterjemahkan kejadian tadi
kala kau menjamuku dengan mesra
diluar kebiasaan kita sebagai sahabat

Adakah aturan main yang lain disana?
bumbu manis apa yang ingin kau perlihatkan?
dari semua sentuhanmu tadi....
rasa cintakah atau sekedar nafsu belaka?

Aku memarahi kebodohanku sendiri
terlarut dalam kenikmatan yang kumaki saat ini....
Kami sahabat... pantaskah itu?
Terlalu....

Tapi ada gerak yang ingin meminta lagi
sentuhanmu membuat tubuhku menangih...
mungkin kau memperlakukanku begitu istimewa
diantara kelembutan dan perasaanmu yang tak pernah kau akui...

Apakah masih ada persahabatan disana?
kala kita memperlakukan semuanya dengan cara lain
cara yang seharusnya tidak dilakukan seorang sahabat
dan bibirku kini hanya bisa terdiam...

Bila saja aku tak menangis saat itu
mungkin kita sudah lebih jauh
Bila saja tak ada rangkaian kata maaf darimu
mungkin kita sudah tidak dibumi lagi
berpijak pada keyakinan yang kita tinggalkan sesaat
berdansa dengan para iblis yang tertawa...

Aku menyayangimu sahabat...
seperti dulu...
Aku juga menyukaimu sahabat...
seperti dulu...

Dan aku tak ingin ini berakhir tanpa sebuah kata
akan kemana persahabatan ini dibawa
ketika kau diam bersama pertanyaanku
dan pengakuan tulusku....
Bahwa aku juga mencintaimu....

Source: puisi-mania.info
»Baca Selengkapnya...

Keliru

Harus nya kita bagaikan hamparan taman bunga..
perbedaan warna...
perbedaan wangi...
tidak membuat taman menjadi tercela,

justru... menambah indah nya taman,
mengharumkan suasana...
menjadi lebih sedap dipandang mata..
tak pernah terbayangkan andai dunia hanya terdiri dari satu warna,
dunia akan terasa membosankan,

bayangkan andai dunia terdiri dari satu wewangian,
dunia bukan tempat yang menyenangkan,
bayangkan andai hanya ada satu rasa di dunia..?
dunia akan terasa hambar...
nikmati perbedaan karena itu salah satu kasih sayang
Alloh yang sering terlupakan....

Source: puisi-mania.info
»Baca Selengkapnya...

kuberikan ia cinta

Matahari ku pinjam hangatmu
Tuk selimuti tubuhnya yang rapuh
Biar dia tahu kalau dia tidak sendiri

Sungai kupinjam riam airmu
Sebagai musik teman dia mengeluh
Biar dia tahu ada yang mendengarnya

Bidadari pinjamkan aku selendangmu
Biar kuselipkan di tidurnya
Pengganti cinta yang tak dimilikinya
Dan katakan itu dari aku.


Source: wismacinta.com
»Baca Selengkapnya...

Ajari Aku...

ajari aku,
menghitung angin
menyemat kerinduan
di daunan beludru
kering...

ajari aku,
membaca jejak
menyublim airmata,
sungai sungai kesepian
tanpa muara...

ajari aku,
menggingat bayangan
marangkai bentuk asing
merampungkan segala
hilang...

ajari aku,
menulis sajak...
»Baca Selengkapnya...

Lihat aku

Saat kesalahan itu hadir padamu
Tak mampu angkat wajah di depanku
Tertunduk dalam entah apa fikirmu
Kau buat ku bertanya sendiri dalam hati
Lekat kupandangi seluruh dirimu
Kucoba tegar dalam pertahankan cintaku
Meski luruh seluruh hati ini karenamu
Tak bisa kuakhiri karena aku memilihmu

Tak mampukah bersikap bak ksatria
Akui segala khilaf dengan lapang dada
Mengertiku akanmu jauh dari yang kau tau
Hilangkan kepengecutan dari jiwamu
Ku cinta bukan pada kesempurnaan
Ku terpikat bukan hanya gagah penampilan
Pandang aku dan ungkapkan salahmu
Lihat aku saat pandangmu utarakan maaf
»Baca Selengkapnya...

Kan Ku Abaikan Segala Hasrat Ku

Kan kuabaikan segala hasratku
Agar kau tenang kan hatimu
Kupertaruhakan semua ragaku
Demi dirimu bintangku

Biarkan ku menggapaimu
Biarkan ku memanjakanmu
Dengan segala rasa yang kumiliki
Dan tak untuk menyakiti

Begitu indah rasa hasratku
Untuk memilikimu
Karena semua hanya hayalku
Apakah kan jadi miliku

Hidup ini indah
Walau takdir kadang tak ramah
Kuharus terus berlari
Sebelum nafasku berhenti
Tuk wujudkan semua mimpi
Menjelang masa depan yang kuingini

Kuingin suatu hari nanti
Bila semua mimpi hati telah kuraih
Ku ingin menghampiri dirimu lagi
Tuk memintamu menjadi pendamping diri Menjadi istriku
Dihatimu akan ku labuhkan cinta terakhirku
»Baca Selengkapnya...

Tentang Kardus, Kretek dan Kamu . . . .

Masihkah kau ingat tentangku ?
yang menantangmu judi waktu
diatas lembaran kardus
kita melempar dadu - dadu
yang bergulir laksana perahu laju

"ini tentang maut"..
Teriakmu diantara kretek dan cumbu rayu
dan aku tergugu ketika lidahmu kaku

"Ini adalah rumahku dan kamu "
semburmu sambil merangkum bibirku

"karena aku telah memilihmu"
maka waktu tak lagi melaju...
dan kamu berubah menjadi cintaku
diatas atap diantara bintang
»Baca Selengkapnya...

Ku Bersimpuh

dalam keheningan malam ..aku bersujud ke pada Mu ya raab
iznkan aku mendekati Mu ya Raab
Jangan Kau campakan aku dalam murkaMu ya Raab....aku yg berlumur dosa karena ke jahilan ku...basuh lah aku dg ampun Mu ya Raab...selimbutkan lah aku dg kasih Mu.....
Aku bersimpuh di hadapan mu....bukan meratapi..jalan takdir ku..
Aku bersimpuh di hadapan Mu...bkn meratapi..kesengsaraan ku.....
Aku bersimpuh di hadapan Mu...karena aku dahakan cinta dan kasih MU ya Raab
Dekatlah lah Engkau padaku wahai...pencipta sekaelian alam..agar tenang jiwa ku........
agar tentram hidup ku.....Agar .....damai hatiku.....
Biarkan lah aku tersenyum....dengan semua ..keputusan Mu....
Sesungguh nya Engkau .yg Maha mengetahui apa yg terbaik untuk ku....

»Baca Selengkapnya...

Pesan di Subuh Jelita

Terdapat pesan pada Shubuh nan jelita...
di mana mulanya pagi adalah..
dingin yang mulai menyusup dalam rahang jiwa
namun tak gentar diri dalam lamun alang angkasa...

Ingin kusampaikan yang tak teraba oleh mata namun nyata...
hanya hatiku bimbang untuk memulainya..
bisakah kau aturkan masa?
untuk aku bisa memulainya barang sekata...

Embunku tak lagi terjaga...
ia berteman dengan Shubuh yang akan berjelaga
begitu pula denganku,...
hanya aku tak dapat mulai
barang sekata....

Dan esok tetap akan jadi gubahan makna
bahwa hari ini ingin kuungkap cinta....

di mana aku akan diam dan hanya berdiam
berdialog dengan masa meski tak bersuara...

dan Shubuhku berpesan...
cintailah yang berhak dicinta
sayangilah yang berhak dan pantas disayangi...
namun embunku menentukan pilihannya...
pada yang bernama mentari meski akhirnya ia sirna karenanya..

cinta embun dan mentari yang tak bersua namun indah dirasa...

Diana,20 Januari jam 3:24
"Kata-Kata Indah Para Pujangga"
»Baca Selengkapnya...

Taman Cinta

Aku ingin mengajakmu berjalan-jalan
di atas taman yang indah ini.
Lihatlah hangatnya mentari sore
mengintip di balik tirai mega.

Benarlah ungkapan bahwa alam ini diciptakannya
bagi kita yang hidup di dunia.
Dua insan yang mabuk anggur cinta
melihatmu titisan sukma dewa asmara.

Letupan gelora birahi membakar jagat semesta.
Samudera tertinggi badai sunaminya.
Dan aku adalah penguasa lautan itu.
Mabuk di samudera alkohol cinta
menciptakan pandangan
yang indah mempesona.
»Baca Selengkapnya...

Menjelma Puisi

Bertemu denganmu
sirnalah rasa sedih yang menggantung di tiang hari
rasa cemas telah berlalu kemarin
dan ia tidaklah abadi.

Dalam puisi aku mengajakmu ke taman yang indah
menu istimewa dan dahaga yang terlena
rasa cinta adalah obat yang istimewa
engkau di sana adalah dekat di jiwa
»Baca Selengkapnya...

Cinta

Aku ingin melihat matamu yang indah
simfoni nan syahdu
mengalun melalui lorong hatiku
sukma gemulai mengikuti irama jiwa
segala cerita hanyalah sejahtera
bagi anak bangsanya.

Aku ingin melihat matamu yang indah
sebuah telaga bening yang sejuk airnya
tempat bermain dan berenang-renang
lumut dan batu-batu adalah pembersih jiwa
aroma semesta adalah bunga
yang ada di dalam hati.

Aku ingin melihat matamu yang indah
tempat bersemayam para leluhur yang perkasa
para penakluk serigala durjana
semua kejahatan tunduk bertekuk lutut
dan tak berdaya
»Baca Selengkapnya...

Tentang Wanita

Di ujung malam kali ini
aku siapkan sebuah anak panah
yang aku rampas dari sang cupid
dan siap aku bidikkan pada seseorang yang disana

seseorang yang telah mengisi ruangan hatiku
seseorang yang telah membuatku maju
seseorang yang selalu aku rindu
seseorang yang telah membantuku

Malam ini kian larut dalam keheningan
dan hawa dingin menyusup ke tulang
setelah senja tadi bermandikan hujan
aku tetap saja menghiasi langit hatiku
dengan sebuah warna dari birunya rindu

duhai wanita yang berhati mulia
ijinkan aku tuk memiliki cintamu
yang akan aku abadikan diatas singgasanaku
reguklah anggur cinta yang kubawa untukmu
yang aku tuang dari cawan kesetiaanku
»Baca Selengkapnya...

Kau Yang Membuatku Luka

Disini aku yang menahan perih
yang kau tinggalkan dihatiku
yang membut hatiku hampa

Cinta yang lama kita jalin
kini musnah tinggal kenangan
tinggal kenangan yang membuat luka
yang takkan pernah bisa terlupakan
»Baca Selengkapnya...
 

© Kumpulan Puisi-Puisi Menarik Hitlist Lyrics - Topten Articles - Terbaik 2012 - Assalamualaikum