Puisi Bagi "Peranakan Cina"

Kata orang kau peranakan Cina
Kulitmu putih mulus
Kau tinggal di ruko sebelah kostku
Suatu malam kugoda Tacimu yang mata
duitan...lalu kuberi beberapa lembar
ribuan...dan terjadilah tawar menawar
Tacimu setuju...aku heran murah benar
hargamu?
Kubawa kau ke kamar kostku...lalu kubaringkan
di atas ranjang.
Kau..diam saja tak menolak...?
Kubuka gaun kuningmu...kau diam
Kuelus putih kulitmu...
Bau wangi kulitmu terendus hidungku
Kuhisap setiap inci kulitmu...
Dan...
Aku merasa berdosa sebab ini adalah pengalaman
pertamaku...
Kulihat kau tetap berbaring lemah...
Aah aku mendesah... Nikmatnya... Mengisap Ji Sam Su

Puisi Anak Kedokteran

Hari itu, ketika tubuhku pada metabolisme nya
yang terendah...

Mataku berakomodasi tak percaya...
Benarkah yang tertangkap oleh nervi optici-ku??

Dalam sms mu...
Katamu, akulah nukleus kehidupanmu...
Katamu, jika kau flagelatta, maka akulah ATP...
Katamu, jika kau inflamasi, akulah prostaglandin...

Sadarkah kau??
Kau berhasil membuatku mengalami hipertensi
fisiologis dan tachycardi
Perintahkan membrana tympani mu mendengar
seluruh discuss vertebralis ku berkata...

"Setiap cardiac outputku membutuhkan
pacemaker darimu.
Setiap detail gerakan glossus mu merangsang
saraf simpatisku."

"Ucapan selamat malammu laksana diazepam...
Ucapan "jangan menangis, sayang"mu bagaikan
valium bagiku...
Dan ketika kau pergi...terasa bagaikan
imunosupresi untukku..."

Apa yang terjadi padaku??

Cinta kau bilang??
Tak pernah kudengar Dorland mengucapkannya...
Di jurnal mana aku bisa memperoleh Randomised
Control Trial dengan Double Blind tentang nya??

Diagnosa aku...
Infus aku dengan cairan elektrolit "aku milikmu"...
Dan kita akan mengaktivasi seluruh sistem organ
kita bersama-sama...
Sampai brain stem death memisahkan kita...

Puisi Jatuh Cinta Anak Accounting

Wahai Kekasihku...
Debetlah cintaku di neraca hatimu
Kan ku jurnal setiap transaksi rindumu
Hingga setebal Laporan Keuanganku

Wahai kekasih hatiku...
Jadikan aku manager investasi cintamu
Kan ku hedging kasih dan sayangmu
Di setiap lembaran portofolio hatiku
Bila masa jatuh tempo tlah tiba
Jangan kau retur kenangan indah kita
Biarlah ia bersemayam di Reksadana asmara
Berkelana di antara Aktiva dan Passiva

Wahai mutiara kalbu ku....
Hanya kau lah Master Budget hatiku
Inventory cintaku yang syahdu
General Ledger ku yang tak lekang ditelan waktu

Wahai bidadariku....
Rekonsiliasikanlah hatiku dan hatimu
Seimbangkanlah neraca saldo kita
Yang membalut laporan laba rugi kita
Dan cerahkanlah laporan arus kas kita selamanya
Jika di hari closing nanti, Tidak ada kecocokkan saldo
mungkin cinta kita harus dijurnal balik...

Khalil Gibran 4

BANGSA
Manusia terbahagi dalam bangsa, negara dan segala perbatasan. Tanah airku adalah alam semesta. Aku warganegara dunia kemanusiaan.

KESENANGAN
Kesenangan adalah kesedihan yang terbuka bekasnya. Tawa dan airmata datang dari sumber yang sama.
Semakin dalam kesedihan menggoreskan luka ke dalam jiwa semakin mampu sang jiwa menampung kebahagiaan;

WARISAN
Manusia yang memperoleh kekayaannya oleh kerana warisan, membangun istananya dengan yang orang-orang miskin yang lemah.

RESAH HATI
Jika manusia kehilangan sahabatnya, dia akan melihat sekitarnya dan akan melihat sahabat-sahabatnya datang dan menghiburkannya. Akan tetapi apabila hati manusia kehilangan kedamaiannya, dimanakah dia akan menemukannya, bagaimanakah dia akan bisa
memperolehinya kembali?

JIWA
Tubuh mempunyai keinginan yang tidak kita ketahui. Mereka dipisahkan kerana alasan duniawi dan dipisahkan di hujung bumi. Namun jiwa tetap ada di tangan cinta… terus hidup… sampai kematian datang dan menyeret mereka kepada Tuhan.

LUAHAN
Setitiss airmata menyatukanku dengan mereka yang patah hati; seulas senyum menjadi sebuah tanda kebahagiaanku dalam kewujudan… Aku merasa lebih baik jika aku mati dalam hasrat dan kerinduan…dari aku hidup menjemukan dan putus asa.

LAGU KEINDAHAN
Jika kamu menyanyikan lagu tentang keindahan, walau sendirian di puncak gurun, kamu akan didengari.

DIRI
Dirimu terdiri dari dua; satu membayangkan ia mengetahui dirinya dan yang satu lagi membayangkan bahawa orang lain mengetahui ia.

TEMAN MENANGIS
Kamu mungkin akan melupakan orang yang tertawa denganmu, tetapi tidak mungkin melupakan orang yang pernah menangis denganmu.

PEMAHAMAN DIRI
Orang-orang berkata, jika ada yang dapat memahami dirinya sendiri, ia akan dapat memahami semua orang. Tapi aku berkata, jika ada yang mencintai orang lain, ia dapat mempelajari sesuatu tentang dirinya sendiri.

HATI LELAKI
Ramai wanita yang meminjam hati laki-laki; tapi sangat sedikit yang mampu memilikinya.

PENULIS
Kebanyakan penulis menampal fikiran-fikiran mereka yang tidak karuan dengan bahan tampalan daripada kamus.

HARTA BENDA
Harta benda yang tak punya batas, membunuh manusia perlahan dengan kepuasan yang berbisa. Kasih sayang membangunkannya dan pedih peri nestapa membuka jiwanya.

OBOR HATI
Tuhan telah menyalakan obor dalam hatimu yang memancarkan cahaya pengetahuan dan keindahan; sungguh berdosa jika kita memadamkannya dan mencampakkannya dalam abu.

KESEPIAN
Kesepianku lahir ketika orang-orang memuji kelemahan-kelemahanku yang ramah dan menyalahkan kebajikan-kebajikanku yang pendiam.

KEABADIAN PANTAI
Aku berjalan selalu di pantai ini. Antara pasir dan buih, Air pasang bakal menghapus jejakku. Dan angin kencang menyembur hilang buih putih. Namun lautan dan pantai akan tinggal abadi

MEMAHAMI TEMAN
Jika kamu tidak memahami teman kamu dalam semua keadaan, maka kamu tidak akan pernah memahaminya sampai bila-bila.

MANUSIA SAMA
Jika di dunia ini ada dua orang yang sama, maka dunia tidak akan cukup besar untuk menampung mereka.

MENCINTAI
Kekuatan untuk mencintai adalah anugerah terbesar yang diberikan Tuhan kepada manusia, sebab kekuatan itu tidak akan pernah direnggut dari manusia penuh berkat yang mencinta.

CERMIN DIRI
Ketika aku berdiri bagaikan sebuah cermin jernih di hadapanmu,
kamu memandang ke dalam diriku dan melihat bayanganmu. Kemudian kamu berkata,
Aku cinta kamu.
Tetapi sebenarnya, kamu mencintai dirimu dalam diriku

KEBIJAKSANAAN
Kebijaksanaan tidak lagi merupakan kebijaksanaan apabila ia menjadi terlalu angkuh untuk menangis, terlalu serius untuk tertawa, dan terlalu egois untuk melihat yang lain kecuali dirinya sendiri.

KEBENARAN
Diperlukan dua orang untuk menemui kebenaran; satu untuk mengucapkannya dan satu lagi untuk memahaminya.

NYANYIAN PANTAI
Apakah nyanyian laut berakhir di pantai atau dalam hati-hati mereka yang mendengarnya?

Khalil Gibran 3

CINTA
Salahlah bagi orang yang mengira bahwa cinta itu datang kerana pergaulan yang lama dan rayuan yang terus menerus.

Cinta adalah tunas pesona jiwa, dan jika tunas ini tak tercipta dalam sesaat, ia takkan tercipta bertahun-tahun atau bahkan abad.

CINTA
Ketika cinta memanggilmu maka dekatilah dia walau jalannya terjal berliku, jika cinta memelukmu maka dakaplah ia walau pedang di sela-sela sayapnya melukaimu.

CINTA
Cinta tidak menyedari kedalamannya dan terasa pada saat perpisahan pun tiba. Dan saat tangan laki-laki menyentuh tangan seorang perempuan mereka berdua telah menyentuh hati keabadian.

CINTA
Cinta adalah satu-satunya kebebasan di dunia kerana cinta itu membangkitkan semangat- hukum-hukum kemanusiaan dan gejala alami pun tak mampu mengubah perjalanannya.

CINTA
Jika cinta tidak dapat mengembalikan engkau kepadaku dalam kehidupan ini, pastilah cinta akan menyatukan kita dalam kehidupan yang akan datang

ATAS NAMA CINTA
Jangan kau kira cinta datang dari keakraban yang lama dan pendekatan yang tekun. Cinta adalah kesesuaian jiwa dan jika itu tak pernah ada, cinta tak akan pernah tercipta dalam hitungan tahun bahkan abad.

CINTA YANG BERLALU
Cinta berlalu di depan kita, terbalut dalam kerendahan hati; tetapi kita lari daripadanya dalam ketakutan, atau bersembunyi di dalam kegelapan; atau yang lain mengejarnya, untuk berbuat jahat atas namanya.

CINTA LELAKI
Setiap lelaki mencintai dua orang perempuan, yang pertama adalah imaginasinya dan yang kedua adalah yang belum dilahirkan.

TAKDIR CINTA
Aku mencintaimu kekasihku, sebelum kita berdekatan, sejak pertama kulihat engkau.

Aku tahu ini adalah takdir. Kita akan selalu bersama dan tidak akan ada yang memisahkan kita.

CINTA PERTAMA
Setiap orang muda pasti teringat cinta pertamanya dan mencuba menangkap kembali hari-hari asing itu, yang kenangannya mengubah perasaan direlung hatinya dan membuatnya begitu bahagia di sebalik, kepahitan yang penuh misteri.

LAFAZ CINTA
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu… Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada.

LAFAZ CINTA
Jangan menangis, Kekasihku… Janganlah menangis dan berbahagialah, kerana kita diikat bersama dalam cinta. Hanya dengan cinta yang indah… kita dapat bertahan terhadap derita kemiskinan, pahitnya kesedihan, dan duka perpisahan.

KALIMAH CINTA
Apa yang telah kucintai laksana seorang anak yang tak henti-hentinya aku mencintai… Dan, apa yang kucintai kini… akan kucintai sampai akhir hidupku, kerana cinta ialah semua yang dapat kucapai… dan tak ada yang akan mencabut diriku dari padanya

CINTA DAN AIRMATA
Cinta yang dibasuh oleh airmata akan tetap murni dan indah sentiasa.

WANITA
Seorang wanita telah dilengkapi oleh Tuhan dengan keindahan jiwa dan raga adalah suatu kebenaran, yang sekaligus nyata dan maya, yang hanya bisa kita fahami dengan cinta kasih, dan hanya bisa kita sentuh dengan kebajikan.

Khalil Gibran 1

SIKAP MANUSIA
Jauhkan aku dari manusia yang tidak mahu menyatakan kebenaran kecuali jika ia berniat menyakiti hati, dan dari manusia yang bersikap baik tapi berniat buruk, dan dari manusia yang mendapatkan penghargaan dengan jalan memperlihatkan kesalahan orang lain.

DUA HATI
Orang yang berjiwa besar memiliki dua hati; satu hati menangis dan yang satu lagi bersabar.

HUTANG KEHIDUPAN
Periksalah buku kenanganmu semalam, dan engkau akan tahu bahwa engkau masih berhutang kepada manusia dan kehidupan.

INSPIRASI
Inspirasi akan selalu bernyanyi; kerana inspirasi tidak pernah menjelaskan.

POHON
Pohon adalah syair yang ditulis bumi pada langit. Kita tebang pohon itu dan menjadikannya kertas, dan di atasnya kita tulis kehampaan kita.

FALSAFAH HIDUP
Hidup adalah kegelapan jika tanpa hasrat dan keinginan. Dan semua hasrat -keinginan adalah buta, jika tidak disertai pengetahuan . Dan pengetahuan adalah hampa jika tidak diikuti pelajaran. Dan setiap pelajaran akan sia-sia jika tidak disertai cinta

KERJA
Bekerja dengan rasa cinta, bererti menyatukan diri dengan diri kalian sendiri,dengan diri orang lain dan kepada Tuhan.

Tapi bagaimanakah bekerja dengan rasa cinta itu ? Bagaikan menenun kain dengan benang yang ditarik dari jantungmu, seolah-olah kekasihmu yang akan memakainya kelak.

LAGU GEMBIRA
Alangkah mulianya hati yang sedih tetapi dapat menyanyikan lagu kegembiraan bersama hati-hati yang gembira.

KEBEBASAN
Ada orang mengatakan padaku, “Jika engkau melihat ada hamba tertidur, jangan dibangunkan, barangkali ia sedang bermimpi akan kebebasan.”
Kujawab,”Jika engkau melihat ada hamba tertidur, bangunkan dia dan ajaklah berbicara tentang kebebasan.”

ORANG TERPUJI
Sungguh terpuji orang yang malu bila menerima pujian, dan tetap diam bila tertimpa fitnah.

BERJALAN SEIRINGAN
Aku akan berjalan bersama mereka yang berjalan. Kerana aku tidak akan berdiri diam sebagai penonton yang menyaksikan perarakan berlalu.





Khalil Gibran 2

DOA
Doa adalah lagu hati yang membimbing ke arah singgahsana Tuhan meskipun ditingkah oleh suara ribuan orang yang sedang meratap.

PENYIKSAAN
Penyiksaan tidak membuat manusia tak bersalah jadi menderita: penindasan pun tak dapat menghancurkan manusia yang berada di pihak Kebenaran: Socrates tersenyum ketika disuruh minum racun, dan Stephen tersenyum ketika dihujani dengan lemparan batu. Yang benar-benar menyakitkan hati ialah kesedaran kita yang menentang penyiksaan dan penindasan itu, dan terasa pedih bila kita mengkhianatinya.

KATA-KATA
Kata-kata tidak mengenal waktu. Kamu harus mengucapkannya atau menuliskannya dengan menyedari akan keabadiannya.

BICARA WANITA
Bila dua orang wanita berbicara, mereka tidak mengatakan apa-apa; tetapi jika seorang saja yang berbicara, dia akan membuka semua tabir kehidupannya.

KESEDARAN
Aku tidak mengetahui kebenaran mutlak. Tetapi aku menyedari kebodohanku itu, dan di situlah terletak kehormatan dan pahalaku.

ILMU DAN AGAMA
Ilmu dan agama itu selalu sepakat, tetapi ilmu dan iman selalu bertengkar.

NILAI BURUK
Alangkah buruknya nilai kasih sayang yang meletakkan batu di satu sisi bangunan dan menghancurkan dinding di sisi lainnya.

MENUAI CINTA
Manusia tidak dapat menuai cinta sampai dia merasakan perpisahan yang menyedihkan, dan yang mampu membuka fikirannya, merasakan kesabaran yang pahit dan kesulitan yang menyedihkan.

KEHIDUPAN
Sebab kehidupan tidak berjalan mundur, pun tidak tenggelam dimasa lampau.

KERJA
Kerja adalah wujud nyata cinta. Bila kita tidak dapat bekerja dengan kecintaan, tapi hanya dengan kebencian, lebih baik tinggalkan pekerjaan itu. Lalu, duduklah di gerbang rumah ibadat dan terimalah derma dari mereka yang bekerja dengan penuh suka cita.

SELAMATKAN AKU
Selamatkan aku dari dia yang tidak mengatakan kebenaran kecuali kalau kebenaran itu menyakiti; dan dari orang yang berperilaku baik tetapi berniat buruk; dan dari dia yang memperoleh nilai dirinya dengan mencela orang lain.

Khalil Gibran....

SUARA KEHIDUPANKU
Suara kehidupanku memang tak akan mampu menjangkau telinga kehidupanmu; tapi marilah kita cuba saling bicara barangkali kita dapat mengusir kesepian dan tidak merasa jemu.

KEINDAHAN KEHIDUPAN
Keindahan adalah kehidupan itu sendiri saat ia membuka tabir penutup wajahnya. Dan kalian adalah kehidupannya itu, kalianlah cadar itu. Keindahan adalah keabadian yag termangu di depan cermin. Dan kalian; adalah keabadian itu, kalianlah cermin itu.

RUMAH
Rumahmu tak akan menjadi sebuah sangkar, melainkan tiang utama sebuah kapal layar.

PUISI
Puisi bukanlah pendapat yang dinyatakan. Ia adalah lagu yang muncul daripada luka yang berdarah atau mulut yang tersenyum.

NILAI
Nilai dari seseorang itu di tentukan dari keberaniannya memikul tanggungjawab, mencintai hidup dan pekerjaannya.

PENDERITAAN
Penderitaan yang menyakitkan adalah koyaknya kulit pembungkus kesedaran- seperti pecahnya kulit buah supaya intinya terbuka merekah bagi sinar matahari yang tercurah.

Kalian memiliki takdir kepastian untuk merasakan penderitaan dan kepedihan. Jika hati kalian masih tergetar oleh rasa takjub menyaksikan keajaiban yang terjadi dalam kehidupan, maka pedihnya penderitaan tidak kalah menakjubkan daripada kesenangan.

Banyak di antara yang kalian menderita adalah pilihan kalian sendiri - ubat pahit kehidupan agar manusia sembuh dari luka hati dan penyakit jiwa. Percayalah tabib kehidupan dan teguk habis ramuan pahit itu dengan cekal dan tanpa bicara.

SAHABAT
Sahabat adalah keperluan jiwa yang mesti dipenuhi.
Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau subur dengan penuh rasa terima kasih.
Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu. Kerana kau menghampirinya saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa memerlukan kedamaian.

Khalil Gibran

KATA TERINDAH
Kata yang paling indah di bibir umat manusia adalah kata ‘Ibu’, dan panggilan paling indah adalah ‘Ibuku’. Ini adalah kata penuh harapan dan cinta, kata manis dan baik yang keluar dari kedalaman hati.

SAHABAT SEJATI
Tidak ada sahabat sejati yang ada hanya kepentingan.

PERSAHABATAN
Persahabatan itu adalah tanggungjawaban yang manis, bukannya peluang.

SULUH HIDUP
Tuhan telah memasang suluh dalam hati kita yang menyinarkan pengetahuan dan keindahan;berdosalah mereka yang mematikan suluh itu dan menguburkannya ke dalam abu.

PENYAIR
Penyair adalah orang yang tidak bahagia, kerana betapa pun tinggi jiwa mereka, mereka tetap diselubungi airmata.

Penyair adalah adunan kegembiraan dan kepedihan dan ketakjuban, dengan sedikit kamus.

Penyair adalah raja yang tak bertakhta, yang duduk di dalam abu istananya dan cuba membangun khayalan daripada abu itu.

Penyair adalah burung yang membawa keajaiban. Dia lari dari kerajaan syurga lalu tiba di dunia ini untuk berkicau semerdu-merdunya dengan suara bergetar. Bila kita tidak memahaminya dengan cinta di hati, dia akan kembali mengepakkan sayapnya lalu terbang kembali ke negeri asalnya.

PERPISAHAN


Ketika tiba saat perpisahan janganlah kalian berduka, sebab apa yang paling kalian kasihi darinya mungkin akan nampak lebih nyata dari kejauhan - seperti gunung yang nampak lebih agung terlihat dari padang dan dataran.


Tegar berdiri diatas kebenaran

Sesungguhnya aku ini memberikan hiburan bagi batinku dengan sedikit permainan, supaya hatiku itu lebih tegar berdiri diatas kebenaran.

[Abu Dardaa' r.a.]

kata-kata-mutiara.blogspot.com

Hukum Sebab Akibat

Segala sesuatu terjadi karena sesuatu alasan. Karena setiap sebab ada akibat dan setiap akibat ada sebab, entah Anda mengetahuinya atau tidak, pasti ada sesuatu sebab atau sebab-sebab khusus. Tidak ada yang kebetulan.

*** Brian Tracy ***

kata-kata-mutiara.blogspot.com

Kita tidak tahu

Kita tidak tahu apakah Allah akan memberi rezeki yang banyak atau sedikit kepada kita. Kita juga tidak tahu kapan kita akan sukses. Satu-satunya hal yang bisa kita lakukan saat ini adalah berusaha untuk mendapatkannya.


kata-kata-mutiara.blogspot.com

Batasan Sukses

Seringkali pikiran kita sendirilah yang membatasi apa yang bisa dan apa yang tidak bisa kita raih. Sementara tindakan kita akan sangat tergantung pikiran kita. Jika pikiran kita membatasi, maka tindakan kita juga terbatas, dan tentu saja sukses kita juga akan kita batasi. Berpikirlah diluar kotak.

kata-kata-mutiara.blogspot.com

Kegagalan atau keberhasilan?


Saat kita berusaha meraih sesuatu kemudian kita tidak bisa meraihnya adalah sebuah kegagalan. Saya tidak mengatakan keberhasilan yang tertunda. Tetapi dibalik kegagalan tersebut ada keberhasilan lain, yaitu kita mengetahui cara meraih sesuatu yang salah, sehingga kita tidak akan mengulang cara tersebut.

kata-kata-mutiara.blogspot.com

Sukses Yang Anda Inginkan

Sukses tiada lain adalah tercapainya apa yang kita inginkan. Jika ingin sukses besar maka kita harus memiliki keinginan besar. Lalu, apa keinginan besar Anda? Jika Anda masih bingung menjawabnya, mengapa Anda masih berharap sukses besar?

kata-kata-mutiara.blogspot.com

Jadilah Bambu

”Jadilah bambu. Jangan jadi pisang. Daunnya lebar membuat anaknya tidak kebagian sinar matahari. Bambu lain rela telanjang asal anaknya, rebung, pakaiannya lengkap.”

Alm. Cendekiawan Nurcholish Madjid (Cak Nur)

Persahabatan

Dan jika berkata, berkatalah kepada aku tentang kebenaran persahabatan?
Sahabat adalah kebutuhan jiwa, yang mesti terpenuhi.
Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau panen dengan penuh rasa terima kasih.

Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu.
Karena kau menghampirinya saat hati lapa dan mencarinya saat jiwa butuh kedamaian.Bila dia bicara, mengungkapkan pikirannya, kau tiada takut membisikkan kata “tidak” di kalbumu sendiri, pun tiada kau menyembunyikan kata “ya”.

Dan bilamana ia diam, hatimu tiada ‘kan henti mencoba merangkum bahasa hatinya; karena tanpa ungkapan kata, dalam rangkuman persahabatan, segala pikiran, hasrat, dan keinginan terlahirkan bersama dengan sukacita yang utuh, pun tiada terkirakan.

Di kala berpisah dengan sahabat, janganlah berduka cita; Karena yang paling kaukasihi dalam dirinya, mungkin lebih cemerlang dalam ketiadaannya, bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki, nampak lebih agung daripada tanah ngarai dataran.

Dan tiada maksud lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya ruh kejiwaan. Karena kasih yang masih menyisakan pamrih, di luar jangkauan misterinya, bukanlah kasih, tetapi sebuah jala yang ditebarkan: hanya menangkap yang tiada diharapkan.

Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu.
Jika dia harus tahu musim surutmu, biarlah dia mengenal pula musim pasangmu.
Gerangan apa sahabat itu hingga kau senantiasa mencarinya,
untuk sekadar bersama dalam membunuh waktu?

Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu!
Karena dialah yang bisa mengisi kekuranganmu, bukan mengisi kekosonganmu.
Dan dalam manisnya persahabatan, biarkanlah ada tawa ria berbagi kebahagiaan.
Karena dalam titik-titik kecil embun pagi, hati manusia menemukan fajar jati dan gairah segar kehidupan.

Waktu

Dan jika engkau bertanya, bagaimanakah tentang Waktu?….
Kau ingin mengukur waktu yang tanpa ukuran dan tak terukur.

Engkau akan menyesuaikan tingkah lakumu dan bahkan mengarahkan perjalanan jiwamu menurut jam dan musim.
Suatu ketika kau ingin membuat sebatang sungai, diatas bantarannya kau akan duduk dan menyaksikan alirannya.

Namun keabadian di dalam dirimu adalah kesadaran akan kehidupan nan abadi,
Dan mengetahui bahwa kemarin hanyalah kenangan hari ini dan esok hari adalah harapan.

Dan bahwa yang bernyanyi dan merenung dari dalam jiwa, senantiasa menghuni ruang semesta yang menaburkan bintang di angkasa.

Setiap di antara kalian yang tidak merasa bahwa daya mencintainya tiada batasnya?
Dan siapa pula yang tidak merasa bahwa cinta sejati, walau tiada batas, tercakup di dalam inti dirinya, dan tiada bergerak dari pikiran cinta ke pikiran cinta, pun bukan dari tindakan kasih ke tindakan kasih yang lain?

Dan bukanlah sang waktu sebagaimana cinta, tiada terbagi dan tiada kenal ruang?Tapi jika di dalam pikiranmu haru mengukur waktu ke dalam musim, biarkanlah tiap musim merangkum semua musim yang lain,Dan biarkanlah hari ini memeluk masa silam dengan kenangan dan masa depan dengan kerinduan.

Menunggu

Hari terhitung minggu
Minggu pun menjadi bulan..
Pagi ku mengingat mu
Malam ku mengenangmu
Tetap saja semua sama
Sejak kau pergi..
Ku masih saja menanti mu
Hingga kau kembali
Dan takkan tinggalkan ku lagi..
Entah kapan..
Menunggu mu masih..
Setia tetap ku janji..
Hingga ku dapat kau kembali..
Bersama jalani hari..

Bayang

Setiap langkah ku ada dia..
Mengikuti di belakang punggungnya. .
Gelap dan tak terlihat..
Kasat mata..

Terdiam kala banyak yang membicarakannya. .
Seakan tak seorang pun memandang kearah ku..
Sibuk mengagumi pesonanya..
Sibuk meminta senyumannya. .

Akulah sang tak terlihat..
Saat dia berada di dekat ku..

Akulah sang gelap..
Dibalik wajah cerah nya..

Akulah sang kasat mata..
Ada namun seakan tak ada..

Akulah sang bayang..
Sesuatu yang tak dianggap ada..

Selembar Puisi Untukmu Ibu

Dentang nafasmu menyeruak hari hingga senja
Tak ada lelah menggores diwajah ayumu
Tak ada sesal kala semua harus kau lalui
Langkah itu terus berjalan untuk kami
Dua bidadari kecilmu...

Desah mimpimu berlari
mengejar bintang
Berharap kami menjadi mutiara terindahmu
Dalam semua peran yang kau mainkan di bumi
Ini peran terbaikmu

Dalam lelah kau rangkai kata bijak untuk kami
Mengurai senyum disetiap perjalanan kami
Mendera doa disetiap detik nafas kami
Ibu... kau berlian dihati kami

Relung hatimu begitu indah
Hingga kami tak sanggup menggapai dalamnya
Derai air matamu menguntai sebuah harap
Di setiap sholat malammu

Ibu...
Kami hanya ingin menjadi sebuah impian untukmu
Membopong semua mimpimu dalam pundak kami

Ibu...
Jangan benci kami
jika kami membuatmu menangis.

Nyanyian Takdir

Ketika melati enggan menggembang
Ku lihat senyummu menggulum lesu
Dalam gelap, ku panjatkan doa
Dalam mimpi, ku ciptakan asa

Cinta ini mulai memudar
Enggan meniti mimpi lagi
Mengulung harap yang tergores indah
Memutuskan benang merah diantara kita
Ada hasrat tuk menapak lagi
Mencoba meraih bintang yang semakin jauh
Seperti dirimu yang menjauh
Membawa semua kenangan indah
Meninggalkan kasihmu di pintu hatiku

Ada lega ketika semua berakhir
Tapi bayanganmu menjeratku
dalam lubang tak berujung
Khayalan lembut membuatku kembali terluka
Kenangan itu mengukungku hebat

Seakan memori mengejarku
Enggan meninggalkan kusendiri
Membiarkan nafas ini terus tersengal
Membuat tubuh ini kembali lemah

Adakah yang salah ketika semua ini terjalin ?
Adakah Tuhan begitu kejam mempertemukan kita ?
Tak untuk menyatukannya ?
Adakah kita yang terlalu naif dalam cinta ?

Tak satupun bisa menjawab
Bahkan Tuhan pun enggan menjawab
Seakan takdir tercipta jelas
Menoreh gelap di awal kasih yang indah

Siluet Luka Hati

Terlalu banyakkah aku bermimpi ?
Terlalu sakitkah hati ini ?
Ku membatu diantara selimut kasihmu
Ku mencari sela di akhir ceritaku

Masihkah Tuhan mau mendengarkanku ?
Masihkah aku harus mencari ?
Ku berlumur lelah bercampur peluh
Kuingin menambatkan hatiku hanya kepadamu

Mengapa hati ini belum bisa menerimamu ?
Mengapa hati ini masih penuh ragu ?
Mengapa cintamu tak terlalu menyentuhku ?
Salahkah aku yang masih tak bisa mencintaimu ?

Ku tangguhkan amarahku di reruntuhan bangunan kasihku
Ku campurkan doa yang membahana untukmu
Mencoba menambatkan bibit kasih hanya untukmu
Walau ragu masih mengurungku dalam sepi

Ku ingin menjadi seseorang yang dapat kau cinta
Menjadi dewi dihatimu
Merajai dirimu yang indah
Mengisi relungmu yang mencipta terang

Tak ingin ku cipta mimpi diantara asa
Tak ingin ku cipta luka diantara cinta
Ku ingin mengurai mimpi
Merangkul bahagia denganmu

Luka ini mengeram begitu dalam
Menghilangkan semua tenagaku
Mengucurkan air mata yang tak terhenti
Malahirkan kabut
dimataku yang perih

Begitu enggankah hati ini hingga tak mampu mencinta ?
Begitu lelahkah aku hingga terus tertidur ?
Tak mampukah ku terjaga ?
Diantara senyum kasihmu yang tegar ?

Terindah Untukmu

Kulihat lembayung cintamu
Terulur sejuk diantara panas mentari
Menyiram kalbuku yang gersang
Memupuk mimpi dalam benakku

Indah dirimu tak terlukis
Tak tergambar rindu ini
Ku hanyut dalam angan yang memabukkan
Mengejar asa yang menggoda riuh

Lihatlah aku yang berdiri disini
Memandangmu hangat
Menyambut cintamu lembut
Menanggalkan mimpi bersamamu

Sendiri ini menghujamku saat tak bersamamu
Waktu bermain diantara galau rinduku
Hati ini berpesta ketika kau bersamaku
Cinta ini berbahagia ketika kudengar suaramu

Biarkan aku mencintaimu selamanya
Merangkai kasih yang terindah
Menguntai sayang yang terbesar
Mencipta cinta yang terhangat hanya denganmu

Jangan palingkan wajahmu
Jangan balikkan langkahmu
Jangan ukirkan luka dihatiku
Hidupkan cinta ini di bening jiwamu

Ku ingin membagi hidupku hanya denganmu
Matamu menyiratkan cinta yang tak terkira
Kau kan selalu menjadi kekasihku
Bukan tuk hitungan detik
Tapi tuk hitungan jaman

Cinta Oh Cinta

Cinta kita bukan berdasarkan Kamu mencintaiku
Atau aku mencintaimu
Tapi karena Allah menuliskan kita untuk saling mencintai
Karena cinta-Nya pada kita dan cinta kita pada-Nya

Membatu

Aku tak pernah kuasa untuk mencintaimu
Kutangguhkan amarah di reruntuhan kasihku
Mencoba tuk menyayangimu yang terlalu sulit kutempuh
Di sela relung hatimu yang masih membatu

Bayanganku

Apa aku diciptakan hanya untuk menangis,
Disakiti
Dan di campakkan ?
Ku ingin berarti untuk semua orang Ingin juga dicintai
Aku bagai sampah teronggok usang,
dipinggir harap yang kosong

Deritamu

Ketika relungmu menangis saat duka membelenggu
Enggan tuk tangiskan takdir
Tetaplah berdiri di atas derita tak berakhir
Yakinlah di sana ada bahagia menantimu

Merindu

Kumasih menunggu, Terus merajut harap kembalimu
Ku terpaku dipintu,
Menanti wajahmu tuk lepaskan rindu
Kupanjatkan doa ditiap detik harimu
Berharap mentari selalu menerangimu

Syukur

Ku bersuyukur di tiap hari bersamamu
Kau berikanku kekuatan untuk terus bertahan
Kau membuatku percaya kau kan selalu bersamaku
Ada takut terhenyak dihati jika ku kehilangan dirimu

Kesetiaan

Dunia berbintang ketika kau tersenyum
Hujan bergemerincing pelan menyejukkan hati disela tawamu yang hangat
ada setia yang kuberikan dalam uraian kasihku

Rindu

Bersinarlah seperti bintang
Menarilah laksana angin
Deburkan rindu disetiap senyummu !
Jadikan persahabatan ini indah
Seindah jiwamu yang membawa ketulusan mimpi

Tuhan

Syukuri kelebihan yang kau raih sekarang
Bercermin dari semua kekurangan
Luapkan kecintaan dan ketaatan hanya kepada Allah
Gambarkan keikhlasan dengan wajah bersinar !

Mencintaimu

Orang yang mencintaimu,
Adalah orang yang membawakan hal terbaik untukmu
Jika kamu ingin dicintai
Cintailah orang lain dan Jadilah orang yang dapat dicintai

Kebohongan

Ada penantian disetiap percintaan
Ada pengorbanan disetiap kesetiaan
Ada kedukaan disetiap kebohongan
Dan ada kebahagiaan disetiap kesadaran tentang kasih sayang

Arti di Balik Senyumku

Kusadar semua alasan untuk tetap menghormatimu
Tapi apa daya..kebencian terus merasuki
Kutahan emosi dan amarahku, mungkin menunggu sampai kita bertemu
Namun kutahu, takkan ada bahasa kemarahan yang kan keluar dari mulutku

Rotasi bumi yang tlah berputar tahunan
Tak membuatmu menjadi lebih baik
Tanaman subur di kebunmu tak kau indahkan jua
Hanya menjadi sekedar penyedap mata

Segala dosa dan kesalahan tlah menjadi makananmu
Entah hingga kapan kau kan merasa kenyang
Akankah ku tetap menyayangimu
Dengan semua jenis makananmu itu, yang tak enak rasanya untukku

Dukaku melebihi dukamu
Sedihku melebihi sedihmu
Perihku melebihi perihmu
Dan lukaku takkan bisa kau sembuhkan

Walau ku tahu apapun caraku tetap saja ku kan berada dalam lingkaran ini
Namun kau tak perlu tahu arti di balik senyumku
Aku akan tetap ada di dekatmu
Sampai ku menutup mata.

Source: puisi-mania

Kangen

masih saja ku merindu mu..
meski langit dan bumi tak merestu..
meski hati dan logika tak menyatu..
masih saja ku merindu mu..

ahhh..
lelah hati ku terus bertarung bersama logika..
mengapa tak pernah kutemukan jawaban
siapa yang mestinya ku ikuti??

Logika yang tak pernah mengizinkan rindu menghinggapi pikiran ku..
Ataukah..
Sang hati yang selalu meminta ku mengikuti kata-katanya ??

Lagi...lagi. ..
Aku bingung!
Sedang kau masih disana
Terdiam dan tak mau tahu segala gelisah ku..

Angan Ku

andai ku dapat memeluk mu kembali....
takkan pernah kulepas lagi dekapan ku dari mu..
bila ku dapat menggenggam tangan mu kembali..
takkan ku biarkan kau pergi lagi dari ku...

jika ku tahu kamu kan sejauh ini dari ku..
aku kan mengikuti kemana pun pergimu..
biar ku dapat terus menatap wajah mu
melihat senyummu
tertawa bersamamu..
lagi...

hanya andai...
hanya biila..
hanya jika..
hanya angan ku...
sebatas angan.....

Titip hati

Kutitipkan hati ini padamu
Jaga baik2 ya.......
Jangan sampai tergores
Karna goresannya akan melukai
Dan lukanya akan membekas
Apalagi sampai jatuh dan hancur
Karna kehancuran tak mungkin dapat disatukan

Begitu juga denganku
Akan kujaga hatimu baik2
Semoga tak akan pernah terluka
Dan tak akan pernah tersakiti
Ingatkan aku jika sudah mulai lalai menjaganya
Semoga akan semakin berkilau
Dan tak akan pernah pudar ditelan waktu

karna aku lelah mencari
mencari dan terus mencari
hingga penat menghantui
jalannya memang terjal dan berliku
tapi itu semua harus dihadapi
bukan

bersamamu kurasakan kebahagiaan
bersamamu kurasakan kedamaian
bersamamu selalu ada keceriaan
semoga semuanya akan abadi
aku akan menemanimu dalam suka dan duka
bersama selamanya

semoga kebersamaan kita
selalu membawa kebaikan
tak ada yg tersakiti dan menyakiti
saling berbagi
saling mengisi
saling melengkapi

harumnya cinta yang tlah bersemi
semoga tak kan pernah layu
dan akan selalu mewangi
abadi selamanya

Mencari dan mencari

Kutitipkan hati ini padamu Jaga baik2 ya.......
Jangan sampai tergores
Karena goresannya akan melukai
Dan lukanya akan membekas
Apalagi sampai jatuh dan hancur
Karena kehancuran tak mungkin dapat disatukan
Begitu juga denganku
Akan kujaga hatimu baik2
Semoga tak akan pernah terluka
Dan tak akan pernah tersakiti
Ingatkan aku jika sudah mulai lalai menjaganya
Semoga akan semakin berkilau
Dan tak akan pernah pudar ditelan waktu

Karena aku lelah mencari mencari dan terus mencari hingga penat menghantui
Jalannya memang terjal dan berliku tapi itu semua harus dihadapi bukan?
Bersamamu kurasakan kebahagiaan bersamamu kurasakan kedamaian bersamamu selalu ada keceriaan
Semoga semuanya akan abadi aku akan menemanimu dalam suka dan duka bersama selamanya
Semoga kebersamaan kita selalu membawa kebaikan tak ada yg tersakiti
dan menyakiti Saling berbagi saling mengisi saling melengkapi harumnya cinta
yang tlah bersemi Semoga tak kan pernah layu dan akan selalu mewangi abadi selamanya

Persahabatan

Saat ku lihat fotomu,gambar mu,dan curhatan kita berdua di buku
Teringat semua kenangan masa lalu kita berdua
Sahabat apa kabarmu sekarang???

Ku terbayang semua canda dan tawamu
Saat kita masih menjalin persahabatan yang erat
Kini kau bukan sahabatku lagi
kau telah pergi jauh

Kenapa hampa yang ku rasakan???
Karena kau tak di samping ku lagi
Mengapa semua ini hrs terjadi

Andaikan ku
BIsa memperbaiki semua
Takkan ku biarkan kau pergi
Tuk kedua kali

Sulit aku tuk melupakanmu
Karena pekhianatan mu
Yang selalu terbayang olehku

Setiap waktu
Mesti kita berpisah
Ku masih berharap kau kembali
Menjadi sahabat ku lagi

Puisi Persahabatan Untuk Sahabat

Untaian katamu ternyata palsu
Janji indah telah kau ingkari untuk teus menjadi sahabatku

Tahukah kau sobat???
Bahwa segala luka yang menyobek hatimu
Dapat juga ku rasakan dan menusuk jiwaku
Bahwa darah yang menetes dari luka itu
Seiring air mata yang mengalir di pipiku

Sadarkah kau sobat???
Bahwa kepedihan yang selalu tampak di wajahmu
Adalah mmpi terburuk yang membebaniku
Bahwa sikap dinginmu untukku
Adalah pedang yang terus menghujam dadaku

Dulu secercah tawamu yang indah
Selalu menggelitik jiwaku untuk tersenyum
Tapi kini semua tlah berubah
Dan bukan lagi kebahagiaan
yang mamapu kau berikan padaku

Karena sahabat...
Kau khianati aq
dan kau cemari ikatan kita
Kau dengan mudah melepas jemariku
Padahal kau melihat aku
Rapuh tanpa kau di sampingku

Aku ingin kau jadi sahabat seumur hidupku
Tapi sebuah sungutan yg selalu ku dapat
Bila ku salah...
Sebuah nasehat yang selalu membimbingku bila ku marah
Takkan pernah jadi milikku
Kemana aku harus mencari semua???

Kau meninggalkan ku dengan alasan yang mengada-ada
Kau menarik dirimu
Di saat aku masih bertahan menyelamatkan semua
Kini apa yang bisa ku raih lagi???
Hanya tatapan dingin
Kebungkaman,kata-kata kasar dan pengkhianatan

Mengapa kau rusak hubungan ini???
Dengan kebohonganmu,kebosananmu,dan kepura-puraanmu???
Kau memang sungguh tega temanku
Kau hanya menganggap persahabatan kita
Dalam bentuik saling memanfaatkan

Kenapa aku yang kau sakiti???
Kenapa kita bisa mengenal???
Dan kenapa aku terlalu percaya padamu???

Jawaban itu takkan pernah ada sahabat
Yang ada hanyalah kerianganmu terbebas dariku
Dan kesakitanku yang sangat menyiksa

Terus ku bertanya padamu
Apakah ada kata sahabat di hidupmu??
seperti apa sahabat yang sempurna untukmu???
Dan kenapa kau tinggalkan aq??

Tapi kau takkan mau menjawab
Cuma penggalan kalimat
yang bisa kau utarakan
"Aku tak mau membahasnya"

Sudahlah sobat
sekarang cumaberibu maaf untukmu dariku
Maaf bila ku yang bersalah
Hingga persahabatan ini berakhir
Maaaf bila terus mengusik
kehidupanmu sekarang yang begitu indah
MAAF SEKALI LAGI MAAF...
Bila samapai kapanpun
ku takkan pernah busa menghapus
Semua bayanganmu dan kenanganmu

Meski kau telah pergi dan takkan kembali
Meski kauingin menuntaskaku
Dan menghapus aku dari hidupmu
Dan meski kau hanya sahabat yang membawa luka bagiku

Bagiku...
Kau selalu jadi sahabatku
Selalu dalam hidupku
Karena kau adalah sahabat
Yang memiliki arti
Dari dulu sampai sekarang

Malam

"Langit senja mengukir sebuah mimpi
mentari menepi ucapkan salam untukmu
angin berhembus,hempaskan lelah

malampun beringsut tinggalkan senja
bintang perlahan menyembul,
dibalik himpitan awan biru
rembulan seakan msh enggan tuk menyapa

kubawa langkah tuk menggapai mimpi
pada malam kuucapkan salam
biarkan sejenak raga ini terlelap
untukku lepaskan lelah jiwa

Malam....
biarkan mimpi indah itu hadir menemani
karna esok belum tentu kubisa
bermimpi tentangmu...

Pertanyaan...

Mengungkap kesementaraan kata,
belum lagi
bilik bilik yang
tak rampung kusinggahi
kau tau,
semua seperti kunang kunang
sekejab nyala...
sekejab hilang...

Ada kalanya sebuah pertanyaan
tak perlu jawaban
seperti embun yang bentang
saat daun daun ilalang
merasa kehausan...

Telusuri saja jalan ini
amati tiap setapaknya
keindahan yang masih tersusun rapi

Saudaraku,
masikah kita diperbudak bentuk?

MARS

Atas nama Mars yang terperangkap dalam gelap
Denting tanpa suara. berlagu tanpa nada
melangkah terdiam dlm kebimbangan
menabur bunga. sangga kasih ditengah luka
kesunyian melukis dalam kegelapan
tertunduk pilu menepis angan membisu tanpa kata

Jika. . Kau takut akan kecewa, yakinlah tentang kebahagiaan
Jika,,, Kau takut akan kesedihan, tulis sedihmu dirimbunan pohon biarkan terbawa hembusan angin
Jika.. kau takut berharap, terbangkan asamu diantara ketak berdayaan
Jika… kau takut terjatuh, tegapkan langkahmu senandungkan mimpimu

Ketika sepotong matahari terbenam di ujung samudera
Keindahan nya akan pun memuncak

SEBUTIR DEBU

Adalah sebutir debu…
Meringkuk kedinginan… Mengitari bumi tanpa rona
Selimut kecilnya tersapu angkasa
Rajut penghangatnya tercerai tanpa janji
Rindu…

Masih mendekam dalam setiap detak jantung nafasnya
Walau hanya sekedar sapa.. hanya sebatas tanya
Di setiap penat letih dan keterpurukan nya
Dia berlari di tengah gurun gulita
Mengais-ais oase kehangatan
Bintang di tirai angkasa, tak cukup untuk menghangatkan nya
Mencari bulan, namun raib
Mentari, ia pun terlelap.

Biarkan....

Biarkan saja dia sendiri
Menikmati renungan gulita
Biarkan sang raja malam mengurungnya
Memenjarakan nya dalam gelap
Menghangatkan diri sendiri di perapian bagaskara.

Hapus Air Mata Mu

Hapus air matamu
Aku tak ingin kau menangis lagi sayang
Yakin kan hati
Diriku tak akan memilih meninggalkanmu

Sekian waktu bersama
Tak bisa menepis kenyataan
Kita berbeda jalani keyakinan
Tapi kau yang kuinginkan dari segalanya

Setiap rinduku hanya memanggilmu
Ku yakin kaupun mengerti
Ku tak ingin menanggalkan hati
Yang telah satu untuk dirimu

Sayangku dengarkan aku
Takmungkin ku melepasmu
Kan kupertahankan Kau cinta aku
Dan semua air matamu kan berarti dihidupku

Bawalah cintaku bersamamu
Karena ku tetap miliku selamanya
Dan menikahlah denganku
Bahagialah sampai batas waktu tak terhenti
Ku hanya ingin kau jadi istriku
one untukmu satu cinta dihati

Puisi Cinta

Ku ingin tahu siapa
Dia yang memikat hati
Entah bagaimana caranya
Aku bisa tergoda

Ku curi-curi waktuku
Tuk mengusik hatinya
Banyak cara kucoba
Demi untuk mendapatkan hatinya

Mungkin kau tahu
Tuk mendapatkan nya
Tuhan tolonglah aku
Ingin kumenangkan hatinya tuk miliki

Jika mungkin kutahu apa yang bisa menaklukannya
Belah dadaku tuk butikan cintaku
Mungkin enggkau tahu aku cinta dia
Ingin ku menangkan hatinya tuk kumiliki

PRAJURIT JAGA MALAM

khairil Anwar

Waktu jalan.

Aku tidak tahu apa nasib waktu ?
Pemuda-pemuda yang lincah yang tua-tua keras,
bermata tajam
Mimpinya kemerdekaan

bintang-bintangnya
kepastian ada di sisiku

selama menjaga daerah mati ini
Aku suka pada mereka yang berani hidup
Aku suka pada mereka yang masuk menemu malam
Malam yang berwangi mimpi, terlucut debu……
Waktu jalan.

Aku tidak tahu apa nasib waktu !

(1948)

Kerendahan Hati

Kalau engkau tak mampu menjadi beringin
yang tegak di puncak bukit
Jadilah belukar, tetapi belukar yang baik,
yang tumbuh di tepi danau

Kalau kamu tak sanggup menjadi belukar,
Jadilah saja rumput, tetapi rumput yang
memperkuat tanggul pinggiran jalan

Kalau engkau tak mampu menjadi jalan raya
Jadilah saja jalan kecil,
Tetapi jalan setapak yang
Membawa orang ke mata air

Tidaklah semua menjadi kapten
tentu harus ada awak kapalnya….
Bukan besar kecilnya tugas yang menjadikan tinggi
rendahnya nilai dirimu
Jadilah saja dirimu….
Sebaik-baiknya dari dirimu sendiri

Aku Terpeleset

karya Khairil Anwar
Aku Pria Jalang
Dari Kumpulannya Yang Terbuang
Aku Kecantol Wanita Jalang
Demi Tubuhnya Kuhambur Uang

Gejolak Hasrat Nafsu Berpetualang
Membuat Masakan Di Rumah Terasa Kurang
Aku Anak Manusia, Aku Anak Malang
Affairku Akhirnya Tercium Orang

Karir Sukses Agency Akhirnya Hilang
Karena Ada Kelemahanku Yang Bisa Diserang
Semuanya Hancur Gara-gara Selembar Kutang
Kepada Siapa Aku Pantas Berang?

Semua Kesalahan Kulimpahkan Kepada Si Jalang
Tetapi Sebenarnya Godaan Si Wanita Jalang
Takkan Mempan Kalau Akunya Sendiri Tidak Jalang!
Kesadaran Selalu Datang Menjelang Petang

Kini Yang Ku-punya Tinggal Tulang
Tapi Sebelum Aku Berpulang
Aku Ingin Berpesan Kepada Sesama Hidung Belang !
Kiamat segera datang.......!!!!
Tobatlah mulai sekarang......

Do’a

Ya Allah... Inilah hamba-Mu
yang meratap mengharap percikan cinta-Mu
Engkau tahu
betapa jelaga nista terus memburu
dosa dan dosa dan dosa
melagukan sonata hawa nafsu
kelu lidahku untuk mengaku di hadapan-Mu
malu jiwaku untuk menatap-Mu

Ya Allah...
Dalam gundah penuh ragu aku menghampiri-Mu
Menatap diriku sendiri yang selalu berpaling
Sesekali dosa-dosa kusesali
Tetapi berjuta kali kuulangi
Betapa daku harus menghadap-Mu
Sedang seluruh syaraf batinku hanyalah kisah kepalsuan
Sungguh tiada yang mendesakku, kecuali sebuah pengampunan-Mu

Dari Lingkungan Hidupnya Anak-anak Belajar…

(Dorothy Law Nolte)

Jika anak dibesarkan dengan celaan
Ia belajar memaki
Jika anak dibesarkan dengan permusuhan
Ia belajar menentang
Jika anak dibesarkan dengan cemoohan
Ia belajar rendah diri
Jika anak dibesarkan dengan toleransi
Ia belajar jadi penyabar
Jika anak dibesarkan dengan dorongan
Ia belajar percaya diri
Jika anak dibesarkan dengan pujian
Ia belajar menghargai
Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan
Ia akan terbiasa berpendirian

Makna Sebuah Titipan

(WS Rendra)

Sering kali aku berkata, ketika orang memuji milikku,bahwa :

sesungguhnya ini hanya titipan,
bahwa mobilku hanya titipan Allah
bahwa rumahku hanya titipan Nya,
bahwa hartaku hanya titipan Nya,
bahwa putraku hanya titipan Nya,

tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya,
mengapa Dia menitipkan padaku?
Untuk apa Dia menitipkan ini pada ku?
Dan kalau bukan milikku,
apa yang harus kulakukan untuk milik Nya ini?

Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku?
Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu
diminta kembali oleh-Nya?

Ketika diminta kembali,
kusebut itu sebagai musibah
kusebut itu sebagai ujian,
kusebut itu sebagai petaka,
kusebut dengan panggilan apa saja untuk melukiskan
bahwa itu adalah derita.

Ketika aku berdoa,
kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku,
aku ingin lebih banyak harta,
ingin lebih banyak mobil,
lebih banyak popularitas,
dan kutolak sakit,
kutolak kemiskinan,
seolah semua "derita" adalah hukuman bagiku.

Seolah keadilan dan kasih Nya harus berjalan seperti matematika:
aku rajin beribadah,
maka selayaknyalah derita menjauh dariku,
dan nikmat dunia kerap menghampiriku.
Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang,
dan bukan kekasih.
Kuminta Dia membalas "perlakuan baikku",
dan menolak keputusanNya yang tak sesuai keinginanku,

Gusti, padahal tiap hari kuucapkan,
hidup dan matiku hanyalah untuk beribadah...

"ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama saja"

Aku Dimakamkan Hari Ini

Perlahan, tubuhku ditutup tanah,

perlahan, semua pergi meninggalkanku,
masih terdengar jelas langkah-langkah terakhir mereka
aku sendirian, di tempat gelap yang tak pernah terbayang,
sendiri, menunggu keputusan...

Istri, belahan hati, belahan jiwa pun pergi,
Anak, yang di tubuhnya darahku mengalir, tak juga tinggal,
Apalah lagi sekedar tangan kanan, kawan dekat,
rekan bisnis, atau orang-orang lain,
aku bukan siapa-siapa lagi bagi mereka.

Istriku menangis, sangat pedih, aku pun demikian,
Anakku menangis, tak kalah sedih, dan aku juga,
Tangan kananku menghibur mereka,
kawan dekatku berkirim bunga dan ucapan,
tetapi aku tetap sendiri, disini,
menunggu perhitungan...

Menyesal sudah tak mungkin,
Tobat tak lagi dianggap,
dan ma'af pun tak bakal didengar,
aku benar-benar harus sendiri...

Tuhanku,
(entah dari mana kekuatan itu datang,
setelah sekian lama aku tak lagi dekat dengan-Nya),
jika kau beri aku satu lagi kesempatan,
jika kau pinjamkan lagi beberapa hari milik-Mu,
beberapa hari saja...

Aku harus berkeliling, memohon ma'af pada mereka,
yang selama ini telah merasakan zalimku,
yang selama ini sengsara karena aku,
yang tertindas dalam kuasaku.
yang selama ini telah aku sakiti hati nya
yang selama ini telah aku bohongi

Aku harus kembalikan, semua harta kotor ini,
yang kukumpulkan dengan wajah gembira,
yang kukuras dari sumber yang tak jelas,
yang kumakan, bahkan yang kutelan.
Aku harus tuntaskan janji janji palsu yg sering ku umbar dulu

Dan Tuhan,
beri lagi aku beberapa hari milik-Mu,
untuk berbakti kepada ayah dan ibu tercinta ,
teringat kata kata kasar dan keras yg menyakitkan hati mereka ,
maafkan aku ayah dan ibu ,
mengapa tak kusadari betapa besar kasih sayang mu
beri juga aku waktu,
untuk berkumpul dengan istri dan anakku,
untuk sungguh sungguh beramal soleh ,
Aku sungguh ingin bersujud dihadap-Mu,
bersama mereka...

Begitu sesal diri ini
karena hari hari telah berlalu tanpa makna
penuh kesia-siaan
kesenangan yg pernah kuraih dulu, tak ada artinya
sama sekali mengapa ku sia sia saja ,
waktu hidup yg hanya sekali itu
andai ku bisa putar ulang waktu itu...

Aku dimakamkan hari ini,
dan semua menjadi tak terma'afkan,
dan semua menjadi terlambat,
dan aku harus sendiri,
untuk waktu yang tak terbayangkan...

CUrahan Hati Seorang Anak

Kadang aku menganggap bahwa hidup tak adil di kehidupan ku.
Hidup yang kadang mempermainkan perasaan hati ku.
Kadang aku menyalahkan nasip yang membuat kehidupanku kurang beruntung.
Terkadang pula ku memandang terlalu tinggi hingga mengangap aku manusia paling tersial.

Aku tidak pernah bercermin.
Aku tidak pernah melihat kebawah.

Aku tidak pernah sadar, akan anugrah didalam hidupku.
Aku tidak pernah bershukur akan apa yang aku dapatkan sekarang.

Disaat kesadaran datang didalam relung terdalam hatiku.
akan kahh semua terlambat.

Blm ..... aku rasa semua blm terlambat.
Blm terlambat untuk mensyukuri apa yang aku dapatkan.
Menyukuri apa yang aku miliki.
Menyayangi semua yang aku miliki.
Menyayangi dan menghargai apa yang telah membuat aku seperti sekarang ini.
Menjaga dan menghormati semua jerih payah semua orang yang membatuku jadi lebih berarti.

Menjaga kepercayaan nya
Memenuhi keinginannya
Mencapai harapan-harapannya yang membumbung tinggi
Mencoba untuk memenuhi harapannya kepadaku

Mencoba dan berusaha untuk selalu membuatnya tersenyum
dan selalu membuatnya bangga atas apa yang aku kerjakan dan aku capai.

Selama ini aku salah mengerti dan mengenal dirinya.
Aku tidak pernah tau pengorbanan dan penderitaannya didalam hidupnya.
Aku bahkan tidak pernah tau betapa dia membanting tulang demi kebahagiaanku dan masa depan ku.

Betapa bahwa aku sadar Dia lah yang sangat berperan didalam hidupku.
Aku juga baru sadar bahwa dialah orang yang paling menyayangiku
Walaupun terkadang tidak mengerti keinginan dan perasaan ku

TAPI aku yakin dia sangat sayang dan perhatian kepadaku.

AKu Akan berusaha untuk memenuhi semua yang dia harapkan.
Memenuhi semua yang dia inginkan.
Memenuhi semua yang dia harapkan didalam hidupku dan masa depanku dengan kemampuan ku, dan kekuatanku.

Dia tidak pernah menginkan balas jasa dariku.
Dia hanya ingin melihat keberhasilanku dan kesuksesan didalam hidupku.
melihatku bahagia didalam hidupku.

Betapa bershukurnya aku memilikinya.
Betapa bangganya aku menjadi bagian dari dirinya.
Betapa bangganya aku menjadi buah hatinya.
Betapa ingin aku kata khan pada seluruh dunia

"AKU Bangga MEMILIKI SEORANG PAPA YANG HEBAT"
"AKU MEMILIKI PAPA YANG SANGAT AKU SAYANGI"

Aku menyayangi kalian berdua Papa dan Ibu
terimakasih atas pengorbanan dan kasih sayang dari kalian berdua.

Walaupun ku tau aku tak kan pernah dapat membalas kasih sayang dari kalian berdua.

Terimakasih papa & ibu
terimakasih Untuk semua pengorbanan dan cinta kasih kalian berdua
Terimakasih Papa & ibu

SEpotong Tulang Rusuk Untuk Ku

Aku mungkin Bukan orang yang baik.
Aku juga mungkin termasuk orang munafik.
Mungkin muka dan tubuhku mencerminkan siapa sebenarnya aku.

Seseorang yang terkadang bisa sedih karena sesuatu masalah yang mungkin menurut orang lain hanyalah sepele.
Seseorang yang bisa merasa sakit, bila disakiti sedikit saja anggota badan serta perasaannya.
Seseorang yang dapat marah bila diganggu harga diri dan kesabarannya.

Mungkin...
Aku seseorang yang dapat terseyum bila sedang bahagia.
Aku seseorang yang dapat menangis bila sedang sedih.
Aku juga pintar menyembunyikan kesedihan dihadapan semua orang bila itu diperlukan.

Aku juga sering merasa Iri dengan apa yang orang lain miliki.
Walupun terkadang aku merasa bangga akan semua yang aku miliki.

Aku sering tidak puas dengan kehidupan ini, dan menggap hidup ini tidak adil.
Aku dapat dengan cepat menyadari bahwa pikiran-pikiran ku salah tetang ketidak adilan dunia padaku.

Aku juga dapat sakit hati bila putus cinta dan dihiyanati.
Aku juga dapat merasa bahagia bila disayangi dan dicintai dengan tulus.

Aku juga dapat mencintai dan menyayangi.
Aku juga dapat setia dan sabar menanti.

Aku juga dapat menjadi orang lain bila aku terpaksa melakukannya.
Aku dapat menjadi orang jahat yang mampu meruntuhkan bumi bila perlu untuk mendapatkan keadilan dan mempertahankan harga diri.

AKu...
Aku...........
Aku, Siapa sebenarnya diriku
Mungkin Aku sendiri pun tak tau siapa sebenarnya aku.
Apa sebenarnya mauku.
Dan apa sebenarnya tujuan dan cita-cita hidupku.

Ha.ha.ha.ha.ha.ha.............
Mungkin terlalu naif bila ada seseorang yang bilang dapat mengerti diriku.
Aku sendiri yang memiliki perasaan dan tubuh ini pun
sampai sekarang blm bisa mengerti siapa aku dan apa mau ku.

Dan bila ada seseorang yang dapat mengerti aku dengan pengertian, kesabaran dan ketulusan darinya.
Semoga saja dialah yang dulu memberikan sepotong tulang rusuknya untuk ku.
Dan semoga dialah sebagian hati dan jalan hidupku.

Yang menyadarkan ku, siapa diriku sebenarnya.
Apa yang menjadi tujuan hidupku.
Dan mengajarkan ku cara mengerti dan memahami orang lain dengan tulus.
Dan menyadarkanku bahwa didalam hidup aku taksendiri.

SetiaP hati selalu Ada Sedikit Rasa untuk Lelah

Tubuh ku lelah tuk terus menantang masa depan.
Kaki ku lelah tuk melangkah.
Tangan ku lelah tuk mengukir masa depan.
Mataku lelah tuk menatap jauh ke depan.
MUlut ku lelah tuk berbicara.

Setiap hati selalu ada sedikit rasa tuk merasa lelah
Setiap hari selalu ada rasa tuk mengadu
Setiap saat selalu ada saat tuk mengenang
Setiap Raga akan merasa lelah untuk hidup

Ada saat-saat kebahagiaan datang, Membuat senyuman menari indah diatas lesung pipi.
Ada saat-saat kesuksesan datang, Membuat hati menjadi puas akan keberhasilan.

Ketika kebahagian dan kesuksesan berganti dengan kesedihan dan kegagalan.
Kepada siapa kita mengadu.
Kepada siapa kita mengeluh.
Kepada siapa kita berlari.

Akan kah kita dapat lebih bershukur akan apa yang sudah didapat.
Sehingga setetes kenikmatan menjadi surga sesaat kehidupan.

Akan kah keiklasan dan kenikmatan yang kita dapat,
atau kah keserakahan dan kesengsaraan yang akan menghadang.

Tuhan, Allah , Ya Roob
Akan berjalan kemana kah langkah ku,
disaat langkah ku tak sanggup lagi berjalan di jalan Mu.

Akan kemana kah jasat ku,
Disaat jasat ku tak beda dengan tanah yang kotor.

Akan berjalan kemana kah raga ku,
Disaat raga ku terbelenggu akan dosa-dosaku.

Akan kah aku dapat berjalan dengan jalan ya bercahaya bertemu dengan kekasih MU,
Atau kah aku harus berjalan dengan panas api di kaki hingga terasa di ubun kepala.

Lelah, letih, Penat, akan kah akan hilang
Disaat hati selalu ada kata untuk merasa lelah

Ketika Aku ingin mencintaimu

Kala aku belajar untuk mencintai,
jangan pernah palingkan muka walau kau enggan menunggu,
kala aku mulai berada dalam galau,
genggam tangganku dan pastikan kau akan bersamaku selalu

Andai waktu menerpa kasih yang aku susun
bantulah aku menatanya kembali
Andai sengat matahari membuatnya kering
sirami ia kembali dengan kasihmu

Jangan biarkan teringsut kala aku mencoba untuk membuka hatiku
jangan berlari kala aku butuh matahari
Jangan pergi kala aku memintamu
untuk mengajarkan aku mencintaimu

Bersamamu

Jika aku memandang langit
mengharapkan bayangan wajahmu
terurai dalam goresan semu
karena disini aku begitu merindumu

Diantara senandung langkah bumi
aku menantikan langkahmu di depan pintu hatiku
Diselimut awan putih itu
kugantungkan cinta suciku

Bilakah engkau akan bersamaku
mengarungi satu cerita dalam lautan cintaku ??
Bersama rembulan ku akan menjemput malammu
dengan sejuknya jiwamu....

Bila aku bukan wanita terbaikmu
biarkan aku mencintamu dengan segenap jiwaku
Bila aku bukan pilihan hatimu
biarlah aku mendampingimu selamanya

Biarkan aku
menjadi bagian kecil di sudut hatimu....
Biarkan....
Karena aku hanya ingin bersamamu....
seumur hidupku....

Source: puisi-mania.info

Aku mencintaimu... Sahabat

Jauhku bergumul dengan awan pekat
hitam.... tak jelas akan rembulan yang mengintip
ingin menyimak kejadian bumi
langkahku gontai semakin melunglai

Fikirku dalam angan tak jelas
mencoba menterjemahkan kejadian tadi
kala kau menjamuku dengan mesra
diluar kebiasaan kita sebagai sahabat

Adakah aturan main yang lain disana?
bumbu manis apa yang ingin kau perlihatkan?
dari semua sentuhanmu tadi....
rasa cintakah atau sekedar nafsu belaka?

Aku memarahi kebodohanku sendiri
terlarut dalam kenikmatan yang kumaki saat ini....
Kami sahabat... pantaskah itu?
Terlalu....

Tapi ada gerak yang ingin meminta lagi
sentuhanmu membuat tubuhku menangih...
mungkin kau memperlakukanku begitu istimewa
diantara kelembutan dan perasaanmu yang tak pernah kau akui...

Apakah masih ada persahabatan disana?
kala kita memperlakukan semuanya dengan cara lain
cara yang seharusnya tidak dilakukan seorang sahabat
dan bibirku kini hanya bisa terdiam...

Bila saja aku tak menangis saat itu
mungkin kita sudah lebih jauh
Bila saja tak ada rangkaian kata maaf darimu
mungkin kita sudah tidak dibumi lagi
berpijak pada keyakinan yang kita tinggalkan sesaat
berdansa dengan para iblis yang tertawa...

Aku menyayangimu sahabat...
seperti dulu...
Aku juga menyukaimu sahabat...
seperti dulu...

Dan aku tak ingin ini berakhir tanpa sebuah kata
akan kemana persahabatan ini dibawa
ketika kau diam bersama pertanyaanku
dan pengakuan tulusku....
Bahwa aku juga mencintaimu....

Source: puisi-mania.info

Keliru

Harus nya kita bagaikan hamparan taman bunga..
perbedaan warna...
perbedaan wangi...
tidak membuat taman menjadi tercela,

justru... menambah indah nya taman,
mengharumkan suasana...
menjadi lebih sedap dipandang mata..
tak pernah terbayangkan andai dunia hanya terdiri dari satu warna,
dunia akan terasa membosankan,

bayangkan andai dunia terdiri dari satu wewangian,
dunia bukan tempat yang menyenangkan,
bayangkan andai hanya ada satu rasa di dunia..?
dunia akan terasa hambar...
nikmati perbedaan karena itu salah satu kasih sayang
Alloh yang sering terlupakan....

Source: puisi-mania.info

kuberikan ia cinta

Matahari ku pinjam hangatmu
Tuk selimuti tubuhnya yang rapuh
Biar dia tahu kalau dia tidak sendiri

Sungai kupinjam riam airmu
Sebagai musik teman dia mengeluh
Biar dia tahu ada yang mendengarnya

Bidadari pinjamkan aku selendangmu
Biar kuselipkan di tidurnya
Pengganti cinta yang tak dimilikinya
Dan katakan itu dari aku.


Source: wismacinta.com

Ajari Aku...

ajari aku,
menghitung angin
menyemat kerinduan
di daunan beludru
kering...

ajari aku,
membaca jejak
menyublim airmata,
sungai sungai kesepian
tanpa muara...

ajari aku,
menggingat bayangan
marangkai bentuk asing
merampungkan segala
hilang...

ajari aku,
menulis sajak...

Lihat aku

Saat kesalahan itu hadir padamu
Tak mampu angkat wajah di depanku
Tertunduk dalam entah apa fikirmu
Kau buat ku bertanya sendiri dalam hati
Lekat kupandangi seluruh dirimu
Kucoba tegar dalam pertahankan cintaku
Meski luruh seluruh hati ini karenamu
Tak bisa kuakhiri karena aku memilihmu

Tak mampukah bersikap bak ksatria
Akui segala khilaf dengan lapang dada
Mengertiku akanmu jauh dari yang kau tau
Hilangkan kepengecutan dari jiwamu
Ku cinta bukan pada kesempurnaan
Ku terpikat bukan hanya gagah penampilan
Pandang aku dan ungkapkan salahmu
Lihat aku saat pandangmu utarakan maaf

Kan Ku Abaikan Segala Hasrat Ku

Kan kuabaikan segala hasratku
Agar kau tenang kan hatimu
Kupertaruhakan semua ragaku
Demi dirimu bintangku

Biarkan ku menggapaimu
Biarkan ku memanjakanmu
Dengan segala rasa yang kumiliki
Dan tak untuk menyakiti

Begitu indah rasa hasratku
Untuk memilikimu
Karena semua hanya hayalku
Apakah kan jadi miliku

Hidup ini indah
Walau takdir kadang tak ramah
Kuharus terus berlari
Sebelum nafasku berhenti
Tuk wujudkan semua mimpi
Menjelang masa depan yang kuingini

Kuingin suatu hari nanti
Bila semua mimpi hati telah kuraih
Ku ingin menghampiri dirimu lagi
Tuk memintamu menjadi pendamping diri Menjadi istriku
Dihatimu akan ku labuhkan cinta terakhirku

Tentang Kardus, Kretek dan Kamu . . . .

Masihkah kau ingat tentangku ?
yang menantangmu judi waktu
diatas lembaran kardus
kita melempar dadu - dadu
yang bergulir laksana perahu laju

"ini tentang maut"..
Teriakmu diantara kretek dan cumbu rayu
dan aku tergugu ketika lidahmu kaku

"Ini adalah rumahku dan kamu "
semburmu sambil merangkum bibirku

"karena aku telah memilihmu"
maka waktu tak lagi melaju...
dan kamu berubah menjadi cintaku
diatas atap diantara bintang